Pilkada 2024

Ratu Dewa Siap Lepas Jabatan Pj Walikota Untuk Maju Pilwako Palembang 2024, Jajaki Sosok Pendamping

Pj Walikota Palembang Ratu Dewa siap melepas jabatan sebagai Pj Walikota juga berhenti sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS)

Penulis: Hartati | Editor: Slamet Teguh
Tribunsumsel.com
Pj Walikota Palembang. Ratu Dewa Lepas Jabatan Pj Walikota Untuk Maju Pilwako Palembang 2024, Jajaki Sosok Pendamping 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Pj Walikota Palembang Ratu Dewa siap melepas jabatan sebagai Pj Walikota juga berhenti sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) karena akan maju pada Pilwako Palembang November mendatang.

Ratu Dewa mengatakan dengan semua konsekuensi itu dia siap berbuat dan mengabdi bagi Palembang karena hatinya terketuk melihat masih banyak PR Palembang yang harus dituntaskan namun dia belum bisa berbuat banyak jika hanya Pj Walikota saja karena masih banyak kebijakan yang tidak bisa dilaksanakan jika hanya Pj saja.

Oleh sebab itu dia bertekad maju pada Pilwako untuk membuat perubahan pada Palembang dengan tujuan murni demi kemajuan Palembang bukan demi kepentingan sendiri  atau golongan.

"InsyaAllah siap melepas semua demi Palembang akan saya jalani," ujar Ratu Dewa saat menjadi tamu pada talkshow TamuWeny, Senin (8/4/2024).

Kesiapan mundur itu akan dia lakukan sejak awal meski saat ini sudah ada aturan yang mengatakan pada tahapan Pilwako paling lambat jabatan dan status PNS harus sudah lepas pada September mendatang.

Namun dari sisi etik dia juga tidak mau memanfaatkan itu, jadi akan siap melepas jabatan secepatnya menunggu teknis aturan baru tersebut.

Ratu Dewa bertekad ingin mengelola Palembang secara profesional karena dia sedih jika meninggalkan Palembang masih dengan masalah yang belum selesai yakni lampu mati jadi malam hari gelap, jalan rusak, masih banyak warga penerima manfaat bantuan pemerintah yang berada di bawah garis kemiskinan juga banyak rumah tidak layak huni yang harus dibedah.

"Kalau hujan saya berpikir di rumah bagaimana kondisi Palembang apakah banjir atau tidak, itulah sebabnya saya kerap turun langsung memantau banjir dan belum pulang kalau belum surut, begitu juga lampu jalan itu kendala sepele tapi mengapa masih sering terjadi," ujarnya.

Upaya menuju Palembang satu dilakukan Ratu Dewa dengan mulai mensosialisasikan pencalonan dirinya yang banyak dipasang pada baliho di jalan dengan wajahnya juga kutipan-kutipan bijak.

Ratu Dewa mengakui sosialisasi dibutuhkan agar masyarakat tahu dirinya sebab dia percaya dengan istilah tidak kenal maka tidak sayang. Oleh sebab itu harus dikenal luas oleh masyarakat agar tahu siapa sosok yang dianggap cocok memimpin Palembang.

Baca juga: Kader Gerindra Palembang Melihat Harmonisasi Ratu Dewa dan Prima Salam di Pilwako Palembang 2024

Baca juga: Ratu Dewa Bagikan 1600 Bingkisan Sembako dan THR untuk Tenaga PHL

Disinggung siapa calon yang akan digandeng dan diumumkan sebagai pasangan pada Pilkada, Ratu Dewa mengakui hingga kini masih dalam tahap penjajakan.

Penjajakan itu dilakukan dengan hampir semua nama yang digadang-gadang maju dalam pilwako Palembang yakni dengan Hidayat dari Golkar, Prima Salam dari Gerindra, Yudha Mahyudin, Saiful Fadli dari PKS, Rasyid Raja hingga Charma.

Namun hingga kini semuanya masih ditimbang dan diperhitungkan dan belum bisa diumumkan karena prosesnya masih panjang.

"Masih tahap penjajakan saat ini belum bisa disebut siapa pasangannya karena baru bisa diumumkan jika sudah ada hitam di atas putih dengan parpol yang mengusung kadernya ke pilwako sebab proses itu masih panjang harus menunggu disetujui oleh partai di tingkat kota, provinsi hingga pusat," ujar Ketua PBSI Palembang itu.

Ratu Dewa bertekad maju untuk membenahi wajah Palembang lebih baik lagi di semua sektor dan tidak peduli dengan komentar miring yang menganggap dirinya pencitraan dan lainnya karena tekadnya ikhlas demi kemajuan Palembang.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved