Pemilu 2024

Ada Sengketa Hasil Pemilu Dapil 1 Muratara, Diduga 2 Caleg NasDem Berselisih Perebutkan Kursi Dewan

Kabar sengketa hasil pemilihan umum (PHPU) Pemilu Legislatif di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumsel kini menyebar ke publik.

Penulis: Rahmat Aizullah | Editor: Shinta Dwi Anggraini
TRIBUNSUMSEL.COM/RAHMAT AIZULLAH
Rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara tingkat KPU Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sabtu (2/3/2024). 

Laporan Wartawan TribunSumsel.com, Rahmat Aizullah 


TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA - Kabar sengketa hasil pemilihan umum (PHPU) Pemilu Legislatif di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumsel kini menyebar ke publik.

Dari informasi beredar, sengketa hasil pemilu ini diduga melibatkan dua Calon Legislatif (Caleg) Dapil 1 Kabupaten Muratara dari Partai Nasional Demokrat (NasDem). 

Ketua KPU Kabupaten Muratara, Heriyanto saat dikonfirmasi membenarkan soal adanya sengketa perselisihan hasil pemilu tersebut. 

Namun begitu, Heriyanto tak menyebutkan secara detail terkait sengketa tersebut, tetapi diungkapkannya berada di Daerah Pemilihan Muratara 1 (Dapil 1). 

"Iya memang betul ada (sengketa perselisihan), Dapil 1," katanya singkat dikonfirmasi TribunSumsel.com, Rabu (27/3/2024). 

Dapil Muratara 1 adalah dapil yang meliputi Kecamatan Rupit dan Karang Dapo. 

Diketahui, untuk menghadapi sengketa PHPU tersebut, jajaran KPU Muratara sudah melakukan persiapan. 

Salah satunya mereka melakukan konsultasi ke KPU Provinsi Sumatera Selatan. 

Ketua KPU Muratara Heriyanto didampingi staf Kevin Prima Yudha diketahui sudah melaksanakan konsultasi ke KPU Provinsi Sumatera Selatan.

Menyusul Anggota KPU Muratara Divisi Hukum Putiha Rakhmaini Indah Sari dan Divisi Teknis Aang Samudra juga sudah melaksanakan konsultasi. 

Konsultasi ke KPU Sumsel, Putiha Rakhmaini dan Aang Samudra didampingi dua staf M Aidil FA dan Reza Hari Pratama.

Dari catatan TribunSumsel.com memang ada perselisihan perolehan suara di Dapil Muratara 1 yang meliputi Kecamatan Rupit dan Karang Dapo. 

Perselisihan perolehan suara tersebut terjadi antara dua caleg DPRD Kabupaten Muratara yang sama-sama maju calon dari Partai NasDem.

Mereka yang berselisih adalah caleg NasDem nomor urut 2 Masturo dan caleg NasDem nomor urut 3 Taufik Haris.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved