Berita Pagar Alam

Irigasi Tertimbun Longsor, 80 Hektare Sawah Terancam Kekeringan di Desa Cawang Baru Pagar Alam

Irigasi tertimbun longsor, sekitar 80 hektares sawah warga di Desa Cawang Baru Kota Pagar Alam terancam kekeringan.

Penulis: Wawan Septiawan | Editor: Vanda Rosetiati
SRIPO/WAWAN SEPTIAWAN
Irigasi tertimbun longsor, sekitar 80 hektares sawah warga di Desa Cawang Baru Kota Pagar Alam terancam kekeringan. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PAGAR ALAM - Irigasi tertimbun longsor, sekitar 80 hektares sawah warga di Desa Cawang Baru Kelurahan Rebah Tinggi Kecamatan Dempo Utara Kota Pagar Alam terancam kekeringan.

Puluhan hektar sawah tersebut terancam kekeringan dan gagal panen.

Informasi dihimpun, longsor tersebut terjadi pada Senin (26/2/2024) lalu, warga menyebutkan longsor tersebut disebabkan curah hujan tinggi selama dua hari yaitu Minggu dan Senin lalu.

"Longsor terjadi pada Senin lalu karena curah hujan yang tinggi kemarin. Ditambah irigasinya memang berada dibawah tebing atau jurang," ujar Peki warga Desa Cawang Baru, Rabu (28/2/2024).

Baca juga: Pengaduan Pelanggaran Pemilu 2024 ke Bawaslu Muratara Ada 24 Laporan, 13 Tak Dapat Diregister

Dikatakannya, ada empat titik longsor yang menutupi jalur irigasi Desa Cawang Baru tersebut. Ini yang menyebabkan aliran air tidak sampai ke areal sawah dan meluap ke sungai.

"Karena tertutup material longsor jadi air meluap ke sungai dan tidak sampai ke sawah. Kami berharap agar hal ini bisa segera diatasi jika tidak ada sekitar 80 hektar sawah akan kekeringan dan gagal panen," katanya.

Sementara itu Kepala BPBD Kota Pagar Alam Jon Hasman melalui Kabidnya Anjas mengatakan, longsor sepanjang kurang lebih 50 meter menimbun irigasi. Sehingga mengakibatkan sekitar 80 Hektar sawah di ataghan Cawang Baru terancam mengalami kekeringan.

"Dari hasil survey Tim BPBD dan Satgas bersama Lurah dan RT dan masyarakat setempat hari ini, usul dan saran tindak yaitu masyarakat siap untuk melakukan gotong royong dan membuat penahan sementara aliran irigasi dibantu tim dinas terkait. Agar aliran air tetap teraliri ke ataghan sawah mengingat sekarang lagi musim tanam," ujarnya.

Baca berita lainnya langsung dari google news

Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel.com

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved