Bandit Pecah Kaca OKUS Curi Ratusan Juta

Bandit Pecah Kaca OKUS Curi Ratusan Juta, Proses Lidik, Polisi Bagikan Tips Terhindar Kejahatan

Bandit pecah kaca OKUS mencuri uang ratusan juta menjadi atensi Polres OKU Selatan dan saat ini tengah proses lidik.

Editor: Vanda Rosetiati
SRIPOKU/Alan Nopriansyah
Kasatreskrim AKB Biladi Ostin S.Kom, SIK, MH mengungkap bandit pecah kaca OKUS mencuri uang ratusan juta menjadi atensi Polres OKU Selatan dan saat ini tengah proses lidik, Senin (25/12/2023). 

TRIBUNSUMSEL.COM, MUARADUA - Aksi bandit pecah kaca beroperasi di jalan raya Depan Toko Buah Aira Kelurahan Pasar Muaradua Kecamatan Muaradua Kabupaten OKU Selatan menghebohkan masyarakat setempat.

Bandit pecah kaca OKUS mencuri uang ratusan juta yang baru saja dicairkan oleh SN (41), pejabat selaku Bendahara Dispora Pemerintah Kabupaten OKU Selatan.

Aksi pelaku terekam kamera CCTV.

Kasus inipun menjadi atensi Kepolisian Polres OKU Selatan dalam mengungkap pelaku yang saat ini tengah dalam proses lidik usai mengumpulkan keterangan korban saksi-saksi dan hingga oleh tempat kejadian perkara (TKP).

Terhadap hal ini, Kapolres OKU Selatan AKBP Listiyo Dwi Nugroho SIK, MH melalui Kasatreskrim AKB Biladi Ostin S.Kom, SIK, MH meminta masyarakat untuk waspada terhadap tindak kejahatan yang dapat terjadi dimana pun dan kapanpun.

Dikatakannya, jika mengambil uang dalam besaran yang banyak untuk melakukan berbagai upaya pencegahan demi keamanan dengan memberikan tips-tips pencegahan kepada masyrakat.

"Kita sarankan pada masyarakat, jika mengambil uang dalam jumlah banyak Pertama koordinasi sama pihak bank jika memungkinkan dilakukan di dalam satu ruangan,"katanya, Senin (25/12/2023).

Baca juga: Viral Pria Bawa Sajam Ancam IRT di Kertapati Palembang, Marah Saat Ditagih Kembalikan Hp Pinjaman

Kemudian, sambungnya, diharapkan masyarakat untuk tidak sendirian saat membawa uang tersebut, yang direkomendasikan untu berkoordinasi dengan Polsek terdekat.

"Bisa berkoordinasi langsung dengan polsek terdekat, untuk pengawalan, mencegah hal-hal yang tidak diinginkan," tambahnya.

Menurutnya, yang terpenting bagi masyarakat untuk tetap waspada, mengingat pelaku tindak kejahatan tak bisa diprediksi."Pada saat membawa uang selalu waspada karena pelaku kejahatan itu tidak ada ciri-ciri khusus.

Kemudian, ia menghimbau saat berkendara membawa uang dalam jumlah yang tidak sedikit untuk diupayakan tidak berhenti atau parkir terkecuali terdapat kepentingan mendesak.

"Kalaupun pun parkir ada kepentingan usahakan selalu di bawa uangnya, tapi yang terpenting usahakan minta pengawalan dari kepolisian atau security pihak bank,"tandasnya.

SEBELUMNYA, bandit pecah kaca mencuri uangĀ  ratusan juta rupiah di mobil bendahara Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten OKU Selatan, Sumatera Selatan.

Kejadian yang sempat terekam kamera CCTV tersebut saat korban SR (41), sedang memarkir kendaraan di pinggir jalan raya Depan Toko Buah Aira Kelurahan Pasar Muaradua Kecamatan Muaradua.

Peristiwa terjadi (19/12/2023) pekan lalu. Saat itu SR yang mengendarai mobil Agya baru saja sepulang mengambil uang di salah satu bank dan singgah ke toko buah.

Bandit pecah kaca di Ogan Komering Ulu Selatan mencuri uangĀ  ratusan juta rupiah di mobil bendahara Dispora OKUS. Tampak terlihat dalam kamera CCTV.
Bandit pecah kaca di Ogan Komering Ulu Selatan mencuri uangĀ  ratusan juta rupiah di mobil bendahara Dispora OKUS. Tampak terlihat dalam kamera CCTV. (SRIPOKU/Alan Nopriansyah/TANGKAP LAYAR)
Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved