Berita Palembang
Malam Tahun Baru 2024, LRT Palembang Beroperasi Sampai Jam 1 Dini Hari
Balai Pengelola LRT Sumsel akan mengoperasikan LRT Palembang hingga hingga pukul 01.00 WIB atau jam 1 dini hari pada tanggal 1 Januari 2024 mendatang.
Penulis: Linda Trisnawati | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Balai Pengelola Kereta Api Ringan Perkeretaapian Api Ringan (LRT) Sumatera Selatan ini akan mengoperasikan LRT Palembang hingga pukul 01.00 WIB atau jam 1 dini hari pada tanggal 1 Januari 2024 mendatang.
Kepala Balai Pengelola Kereta Api Ringan (LRT) Sumsel, Rode Paulus mengatakan, hal ini dilakukan setelah melihat hasil angkutan penumpang pada tahun baru tahun 2022-2023 lalu yang jumlahnya mencapai 20 ribu lebih penumpang.
"Ketika itu, pengoperasian LRT hingga pukul 00.30 WIB penumpang mencapai 20 ribu. Kita melihat intensitas penumpang malam tahun baru cukup tinggi," kata Rode Paulus di sela-sela ngobrol Bareng Media dan Komunitas yang digelar Dirjen Perkeretaapian Kemenhub RI di The Whyndham Hotel, Rabu (6/12/2023).
Menurutnya, ini berarti keinginan masyarakat yang naik LRT cukup tinggi. Apalagi hal ini terkait dengan penutupan Jembatan Ampera pada malam tahun baru tersebut.
Bukan hanya itu saja, untuk penumpangnya sendiri tanggal 1 Januari - 30 November ini, menembus angka 3,7 juta penumpang menaiki LRT. Sedangkan untuk targetnya di tahun 2023 hingga akhir Desember sekitar 4 juta jiwa.
"Untuk saat ini, dari data yang kita miliki tersebut, rata-rata jumlah penumpang capai 11 ribu/hari. Dengan demikian, dengan hal ini setiap bulan jumlah penumpang LRT ini sekitar 300-330 ribu orang," katanya.
Baca juga: 11 Desember 2023 Pendaftaran KPPS Pemilu 2024, Berikut Ini Syarat, Tahapan dan Besaran Gajinya
Sementara itu untuk tahun 2024 mendatang, pihaknya untuk angkutan LRT tersebut menargetkan pertumbuhan penumpang di kisaran 6-7 persen. Dengan kata lain, untuk mencapai target tersebut, pihaknya juga bakal menggandeng pihak ketiga dalam upaya meningkatkan jumlah pendapatan terutama yang berkenaan pada pemanfaatan fasilitas yang ada di Stasiun dan tiang-tiang pancang LRT yang terdapat di sepanjang jalan tersebut.
Sementara itu Sekretaris Dishub Kota Palembang, Agus Supriono mengatakan, berkenaan hal tersebut, pihaknya sangat mendukung. Tapi di sisi lain, ini perlu penanganan terhadap angkutan feeder atau teman bus tersebut. Kendati demikian, pihaknya juga sangatlah mengapresiasi sebagai upaya mengatasi kemacetan yang terjadi pada malam tahun baru.
"Pastinya ini kita apresiasi, sebab menjadi solusi mengatasi kemacetan akibat adanya rencana penutupan Jembatan Ampera pada setiap malam tahun baru," katanya.
Tidak hanya itu saja, keberadaan LRT juga diharapkan bisa membantu aktifitas masyarakat di malam tahun baru terutama yang ingin menikmati malam pergantian tahun tersebut.
Sedangkan Direktur Perkeretaapian Kemenhub RI, M Rizal Wasal mengungkapkan, pertumbuhan dari angkutan LRT di Palembang dianggap yang terbaik untuk kondisi sekarang ini.
Di sisi lain, sejak dioperasikan pada Asian Games lalu, jumlah penumpang perharinya terus mengalami peningkatan signifikan. Ini pula yang membuatnya yakin, LRT ini akan menjadi tulang punggung angkutan umum di Kota Palembang.
"Tentunya untuk menunjang semua hal itu, harus dibarengi dengan peningkatan atas kualitas pelayanan ke masyarakat," katanya
Baca berita lainnya langsung dari google news
Menolak Diceraikan, Anak Polisi di Palembang Aniaya Istrinya Hingga Lebam, Lapor ke Polda Sumsel |
![]() |
---|
Parkside’s Hotel Palembang, Berada di Tengah Kota Tawarkan Fasilitas Lengkap dengan Konsep Modern |
![]() |
---|
Tegur Pemotor yang Ngebut dan Nyaris Diserempet, Mahasiswa di Palembang Malah Jadi Korban Penusukan |
![]() |
---|
Ngaku Dibegal Padahal Motornya Dijual, Pria di Palembang Buat Laporan Palsu, Berujung Diciduk Polisi |
![]() |
---|
Pembelian Beras Premium Dibatasi, Retail di Palembang Sebut Pasokan Terbatas |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.