Berita Banyuasin
Penjelasan Kontraktor Soal Patung Bung Karno di Banyuasin yang Tak Mirip, Ungkap Hadapi Minim Budget
Penjelasan Kontraktor Soal Patung Bung Karno di Banyuasin yang Tak Mirip, Ungkap Hadapi Minim Budget
Penulis: M. Ardiansyah | Editor: Shinta Dwi Anggraini
TRIBUNSUMSEL.COM, BANYUASIN -- Pihak kontraktor pembangunan Patung Bung Karno di kawasan Bung Karno Sport Center Banyuasin, angkat bicara terkait viralnya patung sang Proklamator yang dianggap tak mirip.
Direktur CV Attaki Guntur ketika ditemui di lokasi menjelaskan, pembangunan Patung Bung Karno di kawasan Bung Karno Sport Center dilakukan sudah sesuai dengan ketentuan yang diberikan pihak Dinas PUTR Banyuasin.
"Total anggaran dari pembuatan patung Bung Karno dan aksesorisnya senilai Rp 495.173.220. Kalau lebih spesifik lagi, untuk patung saja totalnya Rp 175 juta belum dipotong PPH dan PPN. Bila sudah dipotong, alokasinya untuk pembuatan patung Rp 61 juta dan upah pembuatan Rp 90 juta. Sisa dari anggaran itu, untuk aksesoris taman, tiang penopang dan lainnya," katanya, Selasa (17/10/2023).
Baca juga: Jenazah Habib Mahdi Dimakamkan Di Gubah Duku Palembang, Sang Ulama Diantar Lautan Manusia
Menurutnya, pengerjaan yang dilakukan pihak kontraktor sudah sesuai dengan RAB yang diberikan pihak Dinas PUTR Banyuasin.
Terlebih untuk pembuatan patung, dari pihak kontraktor menurutnya sudah mencari seniman sesuai dengan anggaran yang ada.
Kata Guntur anggaran yang tersedia maksimal Rp 90 juta sedangkan dari pilihan seminan pembuat patung mulai dari Rp 30 juta hingga Rp 300 juta.
Disebabkan anggaran yang minim, hingga diputuskan mengambil seniman dengan bugdet Rp 90 juta.
Seniman yang dipekerjakan untuk membuat patung Bung Karno, sudah terbiasa membuat segala jenis patung.
Karena, seniman yang membuat patung Bung Karno di Banyuasin ini juga pernah membuat berbagai patung di Pulau Kemaro Palembang.
"Saya sudah bilang kepada pekerja, harus dibuat semirip mungkin karena ini patung tokoh Indonesia. Apalagi, dikerjakan dipinggir jalan dan semua orang bisa melihat. Memang, saat itu masih tahap pengerjaan dan belum selesai, jadi belum terlihat hasilnya," jelasnya.
Lanjut Guntur, dengan biaya yang minim, pihaknya sebagai kontraktor berupaya untuk membuat patung Bung Karno semirip mungkin.
Banyaknya kritikan masyarakat yang mengatakan bila patung Bung Karno tak mirip, itu menjadi bahan masukan bagi pihaknya dan juga pekerja untuk membuktikan bila selesai bisa menghasilkan patung semaksimal mungkin dengan anggaran yang ada.
Karena, saat ini pengerjaan patung Bung Karno masih terus dilakukan dan sudah berjalan sekitar 90 persen. Saat ini, pengerjaan tinggal tahap finishing.
"Uang yang saya gunakan dalam pembangunan patung Bung Karno ini, dari meminjam ke bank. Saya sama sekali belum ada pembayaran dalam pengerjaan pembangunan baik patung dan aksesorisnya," pungkasnya.
PUTR Banyuasin Bungkam
Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI terpantau mendatangi Patung Bung Karno di kawasan Bung Karno Sport Center Kecamatan Banyuasin III Banyuasin, Sumsel, Selasa (17/10/2023).
Diketahui, Patung Bung Karno di Banyuasin yang menelan biaya anggaran senilai hampir Rp 500 juta itu nyatanya menuai cibiran dari warga karena disebut sama sekali tidak mirip dengan sang Proklamator RI.
Namun terkait kunjungan perwakilan BPK RI ke lokasi Patung Bung Karno di Banyuasin, tak ada pihak yang bersedia berkomentar termasuk PPK Dinas PUTR Banyuasin.
Dari pantauan Tribunsumsel.com, auditor dari BPK RI Perwakilan Sumsel didampingi Inspektorat Pemkab Banyuasin, PPK Dinas PU TR Banyuasin dan pihak kontraktor melakukan pengecekan terkait pembuatan patung Bung Karno dan aksesorisnya.
Setelah melakukan pemeriksaan, tim dari BPK RI bersama Inspektorat Pemkab Banyuasin meninggalkan lokasi.
Ternyata, pihak dari PPK PUTR Banyuasin juga berupaya untuk menghindar mengetahui kedatangan wartawan.
PPK PUTR Banyuasin terlihat memilih menghindar ketika ingin ditemui.
Pihak PPK PU TR Pemkab Banyuasin, sama sekali enggan memberikan statment terkait adanya pemeriksaan dari BPK RI Perwakilan Sumsel dan Inspektorat Pemkab Banyuasin terkait pembangunan patung Bung Karno yang sempat viral karena dianggap tidak mirip.
Tribunsumsel.com hanya bertemu dengan Direktur CV Attaki Guntur di lokasi.
Direktur CV Attaki Guntur mengungkapkan terbuka dengan adanya pemeriksaan yang dilakukan dari BPK RI Perwakilan Sumsel.
"Kami terbuka dan kami jelaskan apa adanya terkait anggaran secara detil, terkait pembangunan patung Bung Karno dan aksesorisnya. Tidak ada yang kami tutup-tutupi," katanya.
"Kami juga terbuka dengan kawan-kawan media. Kami terima kasih dengan kawan-kawan media yang sudah datang," pungkasnya.
Terkait pemeriksaan yang dilakukan BPK RI Perwakilan Sumsel dan Inspektorat Pemkab Banyuasin, Plt Kadis PUTR Banyuasin Apriansyah belum memberikan konfirmasi.
Ketika dikonfirmasi melalui whatsApp, ia sama sekali tidak memberikan komentar sama sekali. Apriansyah hanya menjawab salam, tetapi tidak menjawab konfirmasi yang diajukan.
"Waalaikumsalam," jawabnya singkat.
Untuk diketahui, pembangunan Patung Bung Karno di kawasan Bung Karno Sport Center Kecamatan Banyuasin III Banyuasin saat ini terus dikerjakan meski ramai menuai cibiran karena disebut tak mirip dengan Presiden pertama RI tersebut.
Hingga kini pembangunan patung Bung Karno tetap dikerjakan dan sudah masuk 80 persen.
Patung Bung Karno di Banyuasin
Patung Soekarno di Banyuasin
Kontraktor Patung Bung Karno di Banyuasin
Berita Banyuasin Terkini
Tribunsumsel.com
Demi Kurangi Kemacetan, Simpang Tugu Polwan Banyuasin Bakal Dibangun Jalan Alternatif |
![]() |
---|
Tolak Dipindah Karena Jauh, Pedagang di Pasar Pangkalan Balai Gelar Aksi di Kantor DPRD Banyuasin |
![]() |
---|
Bakal Gelontorkan Rp 50 Miliar, Pemkab Banyuasin Siap Bangun Jalan Poros Kecamatan Air Salek |
![]() |
---|
10 Orang Ditangkap Saat Polisi Gerebek Sabung Ayam di Banyuasin, Uang Taruhan Jutaan Rupiah Disita |
![]() |
---|
Konflik Lahan Warga Desa Mekar Sari VS Perusahaan, DPRD Banyuasin Janji Kawal Penyelesaian |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.