Berita Muratara
Masyarakat Protes Panitia Tak Umumkan DPS, Pilkades Serentak 2023 di Muratara Mulai Tegang
Dua desa peserta Pilkades serentak 2023 di Muratara yakni Karang Anyar dan Noman Baru berpotensi terjadi gesekan. Panitia tak umumkan DPS tepat waktu.
Penulis: Rahmat Aizullah | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA - Pemerintah Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), memanggil panitia Pilkades dari 6 desa, Jumat (22/9/2023).
Ada 6 desa yang akan menggelar Pilkades serentak tahun 2023 ini di Kecamatan Rupit, yakni Desa Maur Lama, Karang Anyar, Lubuk Rumbai Baru, Noman Baru, Batu Gajah Baru dan Beringin Jaya.
Panitia di 6 desa tersebut masing-masing menyampaikan kendala yang terjadi dalam tahapan Pilkades.
Camat Rupit Muktaridi melalui Kasi Pemerintahan David Haryadi menyampaikan dari 6 desa tersebut 2 di antaranya ada persoalan yang berpotensi terjadi gesekan di masyarakat.
Pihaknya selaku pemerintah kecamatan sudah berupaya menengahi masalah di 2 desa tersebut agar gesekan di masyarakat dapat mereda.
"Panitia dari enam desa kita undang untuk konsultasi, terkait apa-apa yang menjadi kendala dan perlu dipertanyakan. Tadi ada dua desa yang sedikit keluar dari jalur tahapan," kata David.
Baca juga: Agus Fatoni Disebut Calon Kuat Pj Gubernur Sumsel Gantikan Herman Deru, Sosok Paling Senior
Dua desa yang dimaksud adalah Karang Anyar dan Noman Baru.
Panitia Pilkades di dua desa tersebut sama-sama tidak mengumumkan Daftar Pemilih Sementara (DPS) pada waktu yang telah dijadwalkan.
Seharusnya, kata David, menurut jadwal tahapan Pilkades serentak di Kabupaten Muratara tahun 2023, bahwa DPS itu diumumkan kepada masyarakat pada 5-7 September.
"Kendalanya untuk di Desa Noman Baru, mengapa terjadi keterlambatan pengumuman DPS, karena ketua panitianya dapat musibah.
Jadi selama tahapan pengumuman DPS itu tidak dilaksanakan, DPS itu dikerjakan oleh pantia, hanya mereka tidak mengumumkan saja," terang David.
Selain Noman Baru, desa yang juga mengalami keterlambatan mengumumkan DPS kepada masyarakat yakni di Karang Anyar.
Menurut David, berdasarkan keterangan dari ketua panitia Pilkades Desa Karang Anyar bahwa keterlambatan itu karena sempat terjadi keributan sesama panitia.
"(DPS itu) sudah dilakukan pendataan tapi belum dilakukan pengumuman, alasan dari mereka karena terjadi keributan antar sesama panitia.
Katanya keributan itu dipicu oleh masalah rokok, sedangkan keterlambatan pengumuman DPS ini tadi karena dipicu oleh keributan itu," jelas David.
Berita Muratara Hari Ini
Pilkades Serentak 2023 di Muratara
Pilkades Serentak 2023
Pilkades Muratara 2023
Tribunsumsel.com
Selidiki Tambang Emas Ilegal di Muratara, Polisi Temukan Alat Penambang yang Ditinggalkan |
![]() |
---|
Saat Warga Tertidur Lelap, 1 Rumah di Muratara di Hangus Terbakar, Kerugian Ratusan Juta |
![]() |
---|
4 Polisi di Muratara Dipecat, Terlibat Asusila Anak di bawah Umur, Narkoba, Hingga Calo Masuk Polisi |
![]() |
---|
Diadukan Warga, Pemakai Sekaligus Pengedar Sabu di Muratara Ditangkap Polisi, 14 Paket Sabu Disita |
![]() |
---|
Cemari Sungai, Warga Muratara Histeris Hingga Sujud Saat Demo, Minta Tambang Emas Ilegal Ditutup |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.