Berita Pilpres 2024

Demokrat Gabung Koalisi Prabowo? SBY Ikut Hadiri Pertemuan Seluruh Ketum Parpol KIM di Hambalang

Kabar Partai Demokrat akan bergabung ke Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang mengusung Prabowo Subianto sebagai capres 2024 makin mencuat.

Editor: Rahmat Aizullah
ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN
Prabowo Subianto berjabat tangan dengan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebelum melakukan pertemuan tertutup di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, dalam menyongsong Pilpres 2019, Senin (30/7/2018). 

Sedangkan PKB yang dipimpin Muhaimin Iskandar sebelumnya bergabung dengan Partai Gerindra mengusung Prabowo Subianto.

Sebelumnya, Partai Demokrat disebut-sebut telah bersedia mendukung Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai bacapres di Pilpres 2024.

Menanggapi soal kabar itu, Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra belum mau membenarkan atau membantah.

Ia menegaskan, Partai Demokrat akan menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) terlebih dahulu pada Kamis (21/9/2023) mendatang.

"Kita akan ada Rapimnas tanggal 21," ujar Herzaky kepada wartawan, Minggu (17/9/2023), dilansir dari Tribunnews.com.

Soal kabar tersebut, Herzaky meminta sebaiknya menunggu pernyataan resmi dari Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Sebab, keputusan resmi Partai Demokrat akan disampaikan langsung oleh AHY.

"Tunggu saja dari Mas AHY. Beliau langsung yang akan menyampaikan," kata Herzaky.

Herzaky mengatakan, saat Rapimnas atau sebelumnya bisa saja sudah ada tanda-tanda yang jelas arah dukungan Partai Demokrat.

"Mungkin di tanggal itu sudah ada tanda-tanda yang jelas," kata Herzaky.

Demokrat Tetap Perjuangkan Perubahan

Partai Demokrat mengisyaratkan bakal mengumumkan arah koalisi terkait pilpres 2024 pada pekan depan.

Hal itu menyusul keputusan hengkang dari Koalisi Perubahan dan mencabut dukungan kepada Anies Baswedan.

Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra mengatakan nantinya keputusan tersebut bakal disampaikan secara terbuka kepada publik.

"Untuk arah koalisi dan kerja sama kami ke depannya kemungkinan baru minggu depan baru kami bisa sampaikan ke publik," kata Herzaky, Sabtu (16/9/2023).

Halaman
123
Sumber: Kompas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved