Berita Pilpres 2024

Bukan Karena Tak Jadi Cawapres, AHY Ungkap Sebab Kadernya Sedih-Marah Sikapi Duet Anies-Cak Imin

Agus Harimurti Yudhoyono menyadari betul para kadernya marah dan kecewa atas ditetapkannya Muhaimin Iskandar jadi cawapres Anies Baswedan

|
Penulis: Rahmat Aizullah | Editor: Rahmat Aizullah
Youtube Partai Demokrat
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) pidato merespons duet Anies-Cak Imin di Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (4/9/2023). 

Di mana Ketua MTP, yaitu Bapak SBY, yang secara langsung memimpin juga menyampaikan sikap dan posisi Partai Demokrat terkait dinamika politik yang terjadi begitu cepat dan mengejutkan.

Khususnya tentang nasib dan masa depan Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP).

Saya bisa memahami dan merasakan apa yang ada di hati dan pikiran para kader Demokrat, berkecamuk juga beraduk antara marah, kecewa, juga sedih.

Ada yang memilih untuk diam, tapi tidak sedikit yang kemudian mengekspresikannya di ruang ruang publik.

Sekali lagi saya bisa merasakannya, namun, saya bisa mengajak kita semua untuk sabar dan ikhlas menerima kenyataan ini.

Pasti ada rencana Tuhan yang jauh lebih baik untuk kita semua, mungkin saat ini kita belum tahu persis apa bentuknya.

Tapi yang jelas sebagai pemimpin, sebagai Ketua Umum Partai Demokrat, saya bangga sekaligus terharu atas ketegaran, kesetiaan, soliditas, dan solidaritas seluruh kader dan simpatisan Partai Demokrat dalam menghadapi ujian dan tantangan ini.

Saya juga berterima kasih karena itu semua yang telah membuat perahu besar ini tetap kokoh di tengah-tengah badai.

Saya juga menyampaikan terima kasih secara tulus kepada para tokoh, para sahabat, dan berbagai kalangan masyarakat Indonesia yang telah menyampaikan simpati, doa, serta harapan baiknya untuk saya pribadi dan Partai Demokrat.

Selanjutnya, saya mengajak seluruh kader Partai Demokrat agar tetap tenang dan berfikir jernih.

Kita tidak akan patah oleh ganjalan politik sekeras apa pun, meskipun kita juga tidak akan berkompromi pada konspirasi politik securang apa pun.

Saya juga mengajak kita semua untuk bersyukur karena Allah SWT masih sayang kepada kita.

Bisa jadi ini adalah cara Tuhan untuk menyelamatkan kita dari hal-hal yang lebih buruk.

Saya tahu, para kader Demokrat marah dan kecewa, marah dan kecewa bukan karena ketumnya tidak menjadi cawapres, tapi karena perjuangan Demokrat telah dilukai oleh mereka yang tidak jujur, serta telah melanggar komitmen dan kesepakatan.

Bagi Demokrat, ini sesuatu yang fundamental.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved