Heboh Bayi Tertukar di Bogor

Ini Tawaran RS Sentosa ke Ibu Bayi Tertukar di Bogor, Ditolak Karena Hanya Beri Beasiswa Pendidikan

Terungkap tawaran ganti rugi yang oleh RS Sentosa ke ibu bayi tertukar di Bogor ditolak, hanya beri asuransi kesehatan dan beasiswa pendidikan...

TribunnewsBogor.com
Ini Tawaran RS Sentosa ke Ibu Bayi Tertukar di Bogor, Ditolak Karena Hanya Beri Beasiswa Pendidikan 

"Udah sepakat sama keluarga bu D, satu perahu lah untuk menggugat rumah sakit dan melaporkan ke polisi," katanya.

Siti Mauliah dan Dian Buat Laporan Polisi Hari Ini

Sementara itu imbas tawaran ganti rugi yang ditawarkan tak sesuai, Siti Mauliah dan Dian selaku ibu dari bayi tertukar di Bogor kini siap melaporkan RS Sentosa.

Siti Mauliah dan Dian sendiri dikabarkan akan melaporkan RS Sentosa ke Polisi pada Jumat, (1/9/2023) hari ini.

Meski terbukti tertukar, Siti Mauliah dan Nyonya D harus bersabar karena hingga kini kedua bayi belum dikembalikan kepada orang tua masing-masing
Meski terbukti tertukar, Siti Mauliah dan Nyonya D harus bersabar karena hingga kini kedua bayi belum dikembalikan kepada orang tua masing-masing (Tangkap layar YouTube Kompas TV/)

Bukan tanpa sebab, hal tersebut lantaran kedua ibu tersebut mengaku telah rugi secara materil maupun immateril selama bayi mereka tertukar setahun.

Baca juga: Viral Kisah WNI Iseng Melahirkan di Jepang Malah Dapat Subsidi Rp50 Juta, Sempat Dilarang Berangkat

Sementara itu, tawaran beasiswa hingga SMA dan jaminan kesehatan yang diberikan oleh pihak RS Sentosa dianggap tidak sepadan.

Dengan begitu, pasien korban bayi tertukar di Bogor membulatkan tekad untuk melaporkan RS Sentosa kepada pihak kepolisian.

Hal tersebut pun disampaikan oleh kuasa hukum Siti Mauliah, Rusdy Ridho mengatakan akan mengadukannya kepada Polres Bogor pada esok hari, Jumat (1/9/2023).

Gegara Kasus Bayi Tertukar, Pengunjung RS Sentosa Kini Anjlok, Nasib 300an Karyawan Jadi Perhatian
Gegara Kasus Bayi Tertukar, Pengunjung RS Sentosa Kini Anjlok, Nasib 300an Karyawan Jadi Perhatian (TribunnewsBogor.com/Muamarrudin Irfani - Tribun Bogor)

Tak hanya dari pihak kliennya saja, laporan akan dibuat bersamaan dengan akan pasien D.

"Kami akan membuat laporan polisi, waktu habis Jumat. Bareng (pasien D)," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com, Kamis (31/8/2023).

Meski demikian, pihak korban baru akan membocorkan poin-poin laporan usai mendatangi kantor kepolisian.

Baca juga berita lainnya di Google News

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved