Heboh Bayi Tertukar di Bogor

UPDATE Bayi Tertukar di Bogor, 9 Orang Diperiksa Polisi, Plt Bupati Bakal Dampingi Tes DNA Nyonya D

sebelumnya, Polres Bogor telah memberikan surat peringatan kepada 15 perawat yang bertugas saat bayi tertukar di Bogor, kini perawat tersebut dinonakt

Editor: Weni Wahyuny
Tribunnewsbogor.com
Siti Mauliah, ibu di Bogor yang bayinya tertukar setahun lalu. Kabar terbaru, 9 perawat diperiksa polisi terkait bayi tertukar tersebut 

"Sudah dikabarkan juga kepada saya akan dilakukan di RSCM. Kalau surat yang masuk kepada kami itu tanggal 21 Agustus," ungkapnya.

Sosok D Wanita yang Diduga Bayinya Tertukar dengan Siti Mauliah

Tak sedikit yang penasaran dengan sosok D yang diduga bayinya tertukar dengan Siti Mauliah.

Sosok D bahkan disebut-sebut bukan orang sembarangan.

Bahkan terbukti betapa sulitnya Rumah Sakit Sentosa Bogor untuk menyanggupi syarat yang diberi pemilik Gelang tertukar dengan Siti Mauliah.

Padahal sang pemilik Gelang menjadi kunci utama menemukan bayi tertukar di Bogor.

Pasalnya dalam kasus bayi tertukar di Bogor ada dua ibu yang memiliki peran penting.

Pertama adalah Siti Mauliah (37) warga Desa Cibeteung Udik, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor.

Siti Mauliah berjuang menemukan anak yang ia lahirkan secara caesar di Rumah Sakit Sentosa Bogor pada 18 Juli 2022.

Bahkan Siti Amuliah sudah melakukan tes DNA usai merasakan kejanggalan soal bayinya yang tertukar.
Dari hasil tes DNA tersebut, anak laki-laki yang ia bawa dari RS Sentosa lalu dirawat selama satu tahun terakhir ini bukanlah anak biologisnya.

Dalam pencarian bayi tertukar di Bogor, Siti Mauliah hanya memiliki satu petunjuk, yakni Gelang penanda bayi baru lahir dari rumah sakit.

Saat itu Gelang yang dipakaikan pada anaknya tertukar.

Nama pada Gelang tersebut ialah Nyonya Dian.

Kasi Humas Polres Bogor Iptu Desi Triana mengatakan pemilik Gelang tersebut akan dipanggil untuk dimintai keterangan.

"Ibu berinisial D yang memang disinyalir, diduga bayinya tertukar dengan ibu SM (Siti Mauliah)," kata Desi dilansir TribunBengkulu.com dari TribunnewsBogor.com, Senin (14/8/2023)

Kata Desi hingga kini D menolak melakukan tes DNA untuk membuktikan bayi tertukar di Bogor.

"Sampai detik ini ibu D tak mau melakukan tes DNA. Jadi SM melaporkan ke Polres Bogor untuk menindaklanjuti sesuai prosedur hukum," katanya.

Kalaupun nanti upaya bujukan ini gagal lagi, polisi akan mengambil langkah lanjutan.

"Makanya Polres Bogor akan terus melakukan penyelidikan dan pendalaman, lalu panggil saksi-saksi, termasuk ibu D," katanya.

D diketahui telah mengajukan syarat berat bila ingin melakukan tes DNA.

Ia meminta tak hanya dia dan anaknya saja yang dites, melainkan semua bayi yang lahir tanggal 18 Juli 2022 di Rumah Sakit Sentosa Bogor.

Lantas siapakah sosok D yang diduga bayinya tertukar dengan Siti Mauliah?

Melansir dari TribunnewsBogor.com, D merupakan warga Tajur Halang, Kabupaten Bogor.

Sosok D disebut-sebut sebagai pegawai di instansi pemerintahan di Kota Bogor.

Dikonfirmasi soal identitas D atau Nyonya Dian, pihak RS Sentosa Bogor tak mau mengungkapnya.

"Kami tidak menyebut ya," kata Greg Djako.

Sementara itu Pengacara Siti Mauliah, Rusdy Ridho mengatakan pasien B atau Nyonya D adalah seorang pegawai.

"Pasien sama orang biasa aja pegawai," katanya saat dikonfirmasi TribunnewsBogor.com, Senin (14/8/2023).

Walau begitu Rusdy tak menyebut instasi dan jabatan Nyonya D.

"Saya gak tau profesi atau pekerjaannya ya," kata Rusdy Ridho.

Kronologi Bayi Tertukar di Rumah Sakit

Kuasa Hukum Siti, Rusdy Ridho menceritakan kronologi bayi laki-laki milik pasangan Muhammad Tabrani dan Siti Mauliah yang tertukar.

"Jadi tahun lalu, 18 Juli 2022, klien saya Siti Mauliah itu melahirkan secara caesar di rumah sakit,"

"Hari pertama masih disusui. Ketika hari keduanya dikasih bayi lagi, sudah merasa aneh karena secara psikologis mungkin merasa beda pas nyusui di hari kedua," kata Rusdy.

Di hari ketiga saat siti hendak pulang, Rusdy mengatakan jika seorang suster menanyakan nama pasien pada kliennya.

"Di situ mulai tertukar ternyata gelangnya. Namun saat itu suster bilang ini cuma jatuh aja atau tertukar. Ketika dia pulang, suster datang lagi keesokan harinya menanyakan perihal gelang," ungkapnya.

Rusdy mengatakan, ketika diminta gelangnya lagi, ternyata benar gelang tersebut atas nama pasien lain.

Namun, saat itu pihak rumah sakit membantah jika telah melakukan kelalaian.

Pihak rumah sakit berkilah, jika hanya gelang nama saja yang tertukar, bukan bayinya.

"Jadi semenjak itu klien kami mencari kebenaran informasi, tapi pihak rumah sakit mengatakan hanya gelang saja yang tertukar," ucapnya.

Kemudian, pihak Siti Mauliah pun meminta kepada Rumah Sakit Sentosa agar bayi yang selama ini dirawatnya untuk dilakukan tes DNA pada dua bulan lalu.

"Jadi valid hasil DNA itu bukan anak dari ibu Siti. Jadi sekarang itu yg ada di bu siti bukan anak dia," terangnya.

Menurutnya, saat ini kasus tersebut sudah dilaporkan ke aparat kepolisian.

Baca berita lainnya di Google News

Artikel ini telah tayang di Tribunbengkulu.com dengan judul Kasus Bayi Tertukar di Bogor, 15 Perawat Dinonaktifkan Hingga Direksi RS Sentosa Diperiksa Polisi

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved