Heboh Bayi Tertukar di Bogor

UPDATE Bayi Tertukar di Bogor, 9 Orang Diperiksa Polisi, Plt Bupati Bakal Dampingi Tes DNA Nyonya D

sebelumnya, Polres Bogor telah memberikan surat peringatan kepada 15 perawat yang bertugas saat bayi tertukar di Bogor, kini perawat tersebut dinonakt

Editor: Weni Wahyuny
Tribunnewsbogor.com
Siti Mauliah, ibu di Bogor yang bayinya tertukar setahun lalu. Kabar terbaru, 9 perawat diperiksa polisi terkait bayi tertukar tersebut 

Reaksi Siti Mauliah Saat Pasien D Mau Tes DNA

Perjuangan Siti Mauliah untuk mendapat kebenaran soal bayinya tertukar dengan pasien B akhirnya membuahkan hasil.

Pasalnya, pasien B yang semula ngotot tak mau tes DNA hingga beri syarat yang berat kini mulai luluh.

Bahkan pasien B atau sosok nyonya D mengaku tak siap mental untuk melakukan tes DNA terhadap bayi yang juga ia rawat selama setahun.

Mengetahui hal tersebut Siti Mauliah langsung mencucap rasa syukur.

Sebab dengan terketuknya pintu hati pasien B untuk tes DNA, kejanggalan di hatinya soal bayi tertukar akan segera terungkap.

"Alhamdulillah, kata saya Allah sudah membukakan hatinya pasien B, semoga lah biar cepet dilaksanakan," ujarnya sikutip TribunBengkulu.com dari TribunnewsBogor.com, Selasa (15/8/2023).

Tak hanya itu saja, Siti Mauliah juga menaruh harapan agar tidak terjadi perselisihan antara drinya dan pasien B atau nyonya D.

Dengan adanya kejadian tersebut, Siti Mauliah berharap antara dirinya dan pasien B bisa menjalin tali persaudaraan yang erat.

Ia juga tak mau nantinya ada kecanggungan.

"Kalau misalnya ini bener anak kita ketuker, kita kan udah saling urus bayi masing-masing, mudah-mudahan kita kedepan saling bersilaturahmi jadi saling kunjung mengunjung. Kita menyambungkan untuk kekeluargaan jadi saudara lah selamanya," ucapnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, pasien B atau nyonya D sudah bersedia melakukan tes DNA.

Hal itu diungkapkan oleh kuasa hukum Siti Mauliah yang pertama kali curiga anaknya tertukar, Rusdy Ridho.

"Ini yang kita tunggu-tunggu bahwa sudah ada kabar adanya kemauan tes dna dari pihak pasien B," ujarnya saat dijumpai TribunnewsBogor.com, Selasa (15/8/2023).

Ia mengungkapkan, berdasarkan koordinasi yang dilakukan olehnya dan kuasa hukum pasien B, tes DNA akan dilakukan di Jakarta pada pekan depan.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved