Berita Pilpres 2024

Penentuan Cawapres Anies Baswedan, AHY Sindir Soal Kejelasan & Kepastian: Membuat Orang Tak Optimal

Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono menyinggung soal kepastian dan kejelasan dalam penentuan bakal cawapres Anies Baswedan di Pilpres 2024

Editor: Rahmat Aizullah
IG @aniesbaswedan/YT Kompas TV
Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyinggung soal kepastian dan kejelasan dalam penentuan bakal cawapres Anies Baswedan di Pilpres 2024. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyinggung soal kepastian dan kejelasan dalam penentuan bakal cawapres Anies Baswedan.

Bagi AHY, semua orang berfikir bahwa kejelasan dan kepastian menjadi sesuatu yang mahal.

Menurut dia, publik yang mendukung narasi perubahan sudah tidak sabar menunggu siapa figur pendamping Anies di Pilpres 2024.

"Makanya seringkali kita mengatakan bahwa ketidakpastian, ketidakjelasan, itu yang sering membuat orang tidak optimal,” ujar AHY di kantor DPP Partai Demokrat, Menteng, Jakarta, Jumat (11/8/2023), dilansir dari Kompas.com.

AHY mengatakan, dorongan pada Anies untuk menentukan pendamping selalu dibawa dalam komunikasi Demokrat dengan dua mitranya di Koalisi Perubahan, yakni Nasdem dan PKS.

“Waktu sangat berharga, kita ingin segera melakukan berbagai hal yang efektif, tepat sasaran,” kata AHY.

“Tapi, semua itu tentu membutuhkan kejelasan dan kesatuan komando. Di sinilah sebetulnya kami terus bekerja untuk mencari momentum-momentum yang lebih baik lagi agar bisa ditentukan,” ujarnya lagi.

AHY menekankan bahwa Demokrat tak ingin sekedar mengikuti Pilpres 2024.

Tetapi, juga memiliki target untuk kembali memimpin pemerintahan Indonesia.

“Kita juga memahami bahwa dinamika, konstelasi politik terus bergerak. Yang jelas, kami ingin sukses dalam pemilu ini, bukan hanya sekedar ikut-ikutan,” katanya.

Diketahui, Anies Baswedan belum juga mengumumkan siapa bakal cawapres yang dipilihnya untuk menjajaki Pilpres 2024.

Sementara Demokrat terus mendorong agar Anies bisa berpasangan dengan AHY.

Di sisi lain, Partai Nasdem meminta semua pihak tak mendesak Anies.

Pasalnya, pengumuman bakal cawapres dinilai sebagai salah satu strategi pemenangan dan mesti menghitung momentum yang tepat.

Kelamaan Diumumkan

Halaman
1234
Sumber: Kompas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved