Dinsos Vs Pratiwi Noviyanthi

Nasib Pratiwi Noviyanthi Terancam Dijerat TPPO? Pengacara Beri Penjelasan : Hormati Penyidik

Kasus jemput paksa 10 anak asuh Pratiwi Noviyanthi yang dilakukan Dinsos kota Tangerang bersama Kemensos dan Bareksrim Polri kini berbuntut panjang.

|
Editor: Moch Krisna
Kolase Youtube Uya Kuya
Febri Turnip Kuasa Hukum Pratiwi Noviyanthi Bicara Soal Kliennya Dijerat Sangkaan TPPO 

Novi sempat memohon agar anak-anak asuhnya tidak dibawa, bahkan ia rela bersujud di kaki Dinas Sosial.

Pasalnya, Novi mengaku tidak pernah meminta biaya sepeserpun dari siapapun untuk merawat anak di Yayasannya.

"Saya sudah memohon saya bilang, saya mau bersujud di kaki ibu, tolong jangan bawa anak saya, saya tau ibu seorang perempuan, walaupun saya belum melahirkan belum menikah dan punya anak tapi saya rawat dari kandungan ibunya sampai melahirkan tanpa bantuan biaya sepeserpun," sambungnya dengan gemetar.

Hal tersebut membuat Pratiwi Noviyanthi menyinggung ada sesuatu dibalik penjemputan paksa yang dilakukan Dinsos.

Mengingat kondisi anak-anak yang dirawatnya tidak kekurangan bahkan tidak dalam keadaan terancam.

"Mereka dengan seenaknya pada saat mereka sudah sehat tumbuh kembang sudah baik langsung mau mengambil seperti ada sesuatu yang urgent gitu, sedangkan kondisinya sehat gak ada kekurangan satupun, kenapa harus dibawa?" terang Novi.

Menurutnya, pihak yang terlibat di lokasi tersebut bisa memberikan kesempatan waktu untuk Novi jika memang ada masalah dalam mengurus pemberkasan.

"Kalau memang ada masalah pemberkasan dan lain-lain tolong kasih kami kesempatan jangan anak kami yang dievakuasi, apakah dengan mengevakuasi anak-anak kami bisa mengurus pemberkasan, kan enggak, tolong kasih kami waktu setidaknya dua minggu atau sebulan untuk menyelesaikan ini semua," ungkapnya.

Disinggung soal provokasi, Pratiwi Noviyanthi mengaku berjalan apa adanya untuk memperjuangkan anak-anak asuhnya di depan publik.

"Saya disini menjelasin provokasi apanya, saya disini live apa adanya seperti itu keadaannya kita tunjukan, hati yang mana gak hancur saya dari penghasilan segini untuk menghidupkan semua anak-anak yang saya rawat," tegas Novi.

(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved