Berita Palembang

Maju Pilgub Sumsel 2024 Pasangan Herman Deru, Ini Jawaban Mawardi Yahya Soal Modal Duit Untuk Nyalon

Maju Pilgub Sumsel 2024 berpasangan dengan Herman Deru, Mawardi Yahya memberi jawaban ditanya soal kesiapan modal duit miliaran untuk Pilkada.

Penulis: Linda Trisnawati | Editor: Vanda Rosetiati
DOK TRIBUN SUMSEL
Maju Pilgub Sumsel 2024 berpasangan dengan Herman Deru, Mawardi Yahya memberi jawaban ditanya soal kesiapan modal duit miliaran untuk maju Pilkada 2024. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Tegaskan akan maju Pemilihan Gubernur Sumsel (Pilgub) 2024 berpasangan dengan Herman Deru, Mawardi Yahya memberi jawaban ketika ditanya soal kesiapan modal duit miliaran untuk mencalonkan diri di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

"Sebenarnya segala sesuatu perlu dana paling tidak dana operasional," katanya menjawab pertanyaan perlu dana miliaran bagi kandidat yang maju Pilkada.

"Tapi dibalik itu tetap bagaimana masyarakat menilainya, bisa dilihat dari latar belakang, citra baiknya dan lain-lain. Bukan semata-mata dari biaya, meskipun biaya tetap harus ada," ungkapnya

Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Mawardi Yahya menegaskan kembali maju Pemilihan Gubernur Sumsel 2024 berpasangan dengan Gubernur Sumsel Herman Deru.

"InsaAllah akan tetap maju berpasangan dengan Gubernur Sumsel Herman Deru, karena antara saya dengan gubernur tidak ada masalah," kata Mawardi Yahya saat diwawancarai di Hotel Swarna Dwipa, Rabu (9/8/2023)

Masih kata Mawardi Yahya, doakan saja yang terbaik ya. Namun sebelumnya selesaikan dulu pemilihan legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres).

Sementara itu ketika ditanya apakah tidak ada wacana untuk maju mencalonkan diri sebagai Gubernur Sumsel? Menurut Mawardi Yahya, belum ada rencana untuk kesitu, masih tetap berpasangan dengan Herman Deru.

Baca juga: Ini Harga Diri, Pengakuan RZ Pelaku Duel Gladitor Satu Lawan Satu di Palembang, Tak Niat Membunuh

Sebelumnya, viral tokoh Sumsel Helmi Yahya yang menyebut kandidat harus menyiapkan modal Rp 50 miliar untuk maju Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). 

Anggaran yang harus dimiliki kandidat kepala daerah Rp 50 miliar ini untuk bertarung sebagai calon bupati atau calon walikota di daerah kabupaten/kota kecil.

Pernyataan ini diungkap Helmi Yahya berangka dari pengalamannya mengikuti tiga kali Pilkada di Sumsel yakni Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumatera Selatan tahun 2008, Pemilihan Bupati (Pilbup) Kabupaten Ogan Ilir pada tahun 2011 dan Pilkada Ogan Ilir pada 2016. Semuanya berujung kekalahan.

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) akan digelar serentak pada tahun 2024 mendatang. Di Provinsi Sumatera Selatan sendiri saat ini sudah ada beberapa daerah yang massa jabatan Bupati dan Walikota yang akan berakhir pada September 2023 mendatang.

Herman Deru Mohon Dukungan

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru menegaskan dirinya tetap akan maju pada Pilgub Sumsel 2024 mendatang. 

Diketahui masa jabatan Gubernur Sumsel dan Wakilnya akan berakhir pada 1 Oktober 2023.

Pasangan petahana HDMY maju Pilgub 2024, Herman Deru mohon doa dan dukungan warga.
Pasangan petahana HDMY maju Pilgub 2024, Herman Deru mohon doa dan dukungan warga. (HANDOUT TRIBUN SUMSEL)

Setelah berakhir masa jabatannya nanti, Herman Deru sendiri akan berusaha maksimal mengantarkan partai Nasdem menjadi pemenang pemilu di Sumsel, mengingat dirinya saat ini menjabat sebagai ketua DPW Partai Nasdem Sumsel. 

"Bismillahirrahmanirrahim, mohon doa dan dukungannya maju lagi (Pilgub)," kata Herman Deru setelah dirinya kembali terpilih secara aklamasi sebagai ketua Ikatan Sarjana Nahdatul Ulama (ISNU) Sumatera Selatan (Sumsel) periode 2023 - 2028 di hotel Swarna Dwipa Palembang.

Disinggung soal calon wakilnya kedepan, Bupati Ogan Komering Ulu Timur (OKUT) dua periode ini pun menegaskan, jika wakilnya masih yang lama yaitu Mawardi Yahya

"Soal wakilnya, tetap Mawardi Yahya, " tegasnya. 

Sebelumnya Herman Deru juga yang menjabat Ketua DPW Partai Nasdem Sumsel disebut-sebut diperintahkan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh agar maju calon DPR RI Dapil Sumsel II.

Namun demikian, ia mengisyaratkan tidak akan bersaing dengan anak dan mantunya pada Pileg 14 Februari 2024 mendatang. 

'Iya, partai kan menginginkan setiap kepala daerah untuk mencalonkan diri menjadi legislatif. Itu anjuran dari partai," ungkap Herman Deru. 

Ketika ditanya apakah dirinya siap untuk nyaleg? Mantan Bupati OKU Timur dua periode ini sepertinya tidak akan maju di Pileg nanti lantaran anak dan menantunya telah tercatat sebagai Caleg Partai Nasdem DPR RI. 

"Saya kan sudah ada anak saya dua," kata HD. 

Dalam Pilgub Sumsel 2018 lalu, Herman Deru berpasangan dengan Mawardi menang, dan resmi dilantik pada 1 Oktober 2018 oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Baca berita lainnya langsung dari google news

Silakan gabung di Grup WA TribunSumsel

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved