Breaking News

Berita Anies Baswedan

Anies Baswedan: Banyak Rakyat Berobat ke Rumah Sakit Bukannya Sembuh Malah Jadi Miskin

Anies Baswedan kembali menyoroti beragam masalah di negeri ini. Kali ini, dia menyinggung biaya untuk mendapat pelayan kesehatan di rumah sakit mahal

Editor: Rahmat Aizullah
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Anies Baswedan menyapa massa pendukungnya saat disambut naik sisingaan pada kegiatan Jalan Sehat Keluarga Besar PKS dan Relawan Anies di Lapangan Tegallega, Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (5/8/2023). 

TRIBUNSUMSEL.COM - Anies Baswedan kembali menyoroti beragam masalah di negeri ini.

Kali ini, dia menyinggung biaya untuk mendapat pelayan kesehatan di rumah sakit amat tinggi.

Hal itu, kata dia, membuat rakyat dengan ekonomi lemah tak mampu berobat di rumah sakit.

Anies menyindir banyak rakyat ketika berobat ke rumah sakit bukannya menjadi sembuh, malah jatuh miskin.

Baca juga: Datangi Nelayan & Pedagang Ikan di Jawa Timur, Anies Baswedan: Belanja Masalah

Sindiran itu disampaikan Anies saat berpidato di Gedung Sasana Budaya Ganesha, Bandung, Jawa Barat, Minggu (6/7/2023).

"Betapa banyaknya rakyat kita ketika mengalami sakit, datang ke rumah sakit bukan jadi sembuh tapi jadi miskin," kata Anies, dilansir dari Tribunnews.com.

Bakal capres 2024 yang diusung Partai Nasdem, PKS, dan Demokrat itu juga menyinggung harga kebutuhan pokok yang dinilainya makin melambung tinggi.

Baca juga: Kubu Anies Baswedan Mulai Siapkan Berkas Pendaftaran ke KPU, Struktur Tim Pemenangan Sedang Dibahas

Menurutnya harga kebutuhan pokok jadi tinggi karena adanya permasalahan di hulu hingga hilir.

Sebagai contoh, para petani mengeluh mahalnya harga pupuk.

Di satu sisi pemerintah tidak mendukung pembiayaan produksi pertanian.

Baca juga: Tampil Pede Depan Walikota Se-Indonesia, Anies Sampaikan Visinya Tentang Pembangunan Kota Masa Depan

Anies juga menyebut hal ini diperparah dengan adanya oknum mafia dalam setiap komoditas.

Sementara masalah tersebut tak dibarengi dengan penegakan hukum yang adil.

Penegakan hukum saat ini, kata Anies, ditegakkan untuk mereka yang berseberangan pandangan.

Bukan kepada mereka yang merusak tatanan kehidupan.

"Hukum ditegakkan bukan untuk mereka yang berseberangan pandangan, tapi untuk mereka yang merusak tatanan kehidupan masyarakat," katanya.

Baca juga: Anies Baswedan Soroti Sembako Mahal-Lapangan Kerja Sulit, Ini 4 Janjinya Jika Terpilih Jadi Presiden

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved