Berita Anies Baswedan

Kritisi Biaya Kuliah yang Tinggi, Anies Baswedan: Harus Diubah Jadi Murah

Anies Baswedan mengkritisi biaya kuliah yang menurutnya terlampau tinggi. Dia menyinggung pendidikan di Indonesia saat ini cenderung dikomersialisasi.

Editor: Rahmat Aizullah
Youtube Kompas TV
Anies Baswedan memberi kuliah kebangsaan di FISIP Universitas Indonesia (UI), Depok, Jawa Barat, Selasa (29/8/2023). 

TRIBUNSUMSEL.COM - Mantan Menteri Pendidikan, Anies Baswedan mengkritisi biaya kuliah saat ini yang menurutnya terlampau tinggi.

Dia menyinggung metode pendidikan di Indonesia saat ini yang cenderung dikomersialisasi.

Menurut Anies Baswedan uang kuliah tunggal (UKT) harusnya bisa dijangkau oleh semua masyarakat Indonesia.

"Biaya kuliah yang sekarang tinggi harus diubah murah, terjangkau oleh seluruh warga Indonesia," ujar Anies saat mengisi kuliah kebangsaan di FISIP Universitas Indonesia (UI), Depok, Jawa Barat, Selasa (29/8/2023), dilansir dari Tribunnews.com.

Menurut dia, pemerintah sepatutnya tak perlu ragu mengeluarkan anggaran untuk pendidikan sebagai investasi masa depan.

"Tidak usah ragu keluarkan anggaran cukup agar perguruan tinggi bisa jadi tempat pendidikan, pelatihan, pengembangan ilmu. Negara yang harus hadir," kata Anies.

Hal tersebut, lanjutnya, perlu dilakukan agar pengelola universitas fokus pada pengembangan ilmu, bukan semata untuk kepentingan bisnis.

"Kalau tidak, mahasiswa dipandang customer," ucapnya.

Dia berharap agar biaya kuliah murah sebagaimana di UI dan UGM dulu ketika masa-masa dirinya kuliah.

"Kita dulu dapat biaya murah. Bukan siapa-siapa bisa kuliah UI, UGM. Ini harus kita kembalikan. Rekrutmen meritokratik, biaya justru ditanggung negara sebagai investasi," ungkap Anies.

Anies mendorong agar metode pendidikan yang cenderung dikomersialisasi mulai diubah.

"Apa mau diteruskan komersialisasi ini. Apa enggak mau diubah. Kalau enggak mau diubah, enggak usah ada perubahan," tuturnya.

Anies menambahkan, perubahan metode pendidikan penting agar seluruh masyarakat bisa mengakses pendidikan secara setara dan terjangkau.

"Perubahan yang kita dorong terkait keadilan. Kebijakan harus aspek keadilan. Kalau ada aspek keadilan, setiap susun kebijakan ada pernyataan.

Sudahkan kebijakan penuhi aspek keadilan, maka mindset berubah, ini yang kita ingin bawa," tegas Anies yang juga bakal capres dari Koalisi Perubahan ini. (*)

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved