Berita Palembang

Melihat Tradisi Pembagian Bubur Asyura di 12 Ulu Palembang, Warga Antre Bawa Toples hingga Baskom

Melihat tradisi pembagian bubur asyura warga 12 Ulu Palembang, warga antusia antre bawa toples hingga baskom besar.

Penulis: Fransiska Kristela | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/FRANSISKA KRISTELA
Melihat tradisi pembagian bubur asyura warga 12 Ulu Palembang, warga antusia antre bawa toples hingga baskom besar, Jumat (28/7/2023). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Melihat tradisi pembagian bubur asyura, warga Seberang Ulu II khususnya warga di 12 Ulu Palembang memiliki tradisi membagikan bubur Asyura atau bubur Asyuro atau Suro gratis kepada masyarakat.

Pembagian bubur secara gratis ini dilakukan memperingati hari 10 Muharram. Warga sangat antusias datang ke tempat pembagian bubur asyura sambil membawa wadah masing-masing.

Saking antusiasnya mereka ada yang membawa toples, cup minuman bahkan ada pula yang membawa baskom besar.

Mereka rela antre berdesak-desakan untuk mencicipi rasa bubur asyura secara gratis ini.

Salah satu penyelenggara yang membagikan bubur asyuro di Langgar atau Musholla Al-qura'nul Karim.

Baca juga: Heri Amalindo Bakal Calon Gubernur Sumsel 2024 Beri Beasiswa Kuliah Gratis, 3 Orang Dikirim ke IPB

Menurut Ketua Panitia Pembagian Bubur Asyuro untuk memperingati 10 Muharam, Abdul Wahab (69) mengatakan kegiatan bagi-bagi bubur asyuro ini dilakukan secara turun temurun dan setiap tahun selalu diadakan.

"Setiap tahun kami gelar acara ini, dan yang pas waktu covid kemarin juga kami laksanakan," katanya

Abdul menuturkan bahwa tahun ini, pihaknya menyiapkan sebanyak 8 dalung atau 8 tempayan bubur untuk dibagikan kepada warga.

"Bubur-bubur itu dibagikan untuk masyarakat, jadi tidak hanya masyarakat yang tinggal di 12 Ulu ini saja. Tetapi, masyarakat Ilir yang mau minta bubur akan kami kasih," ujarnya.

Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya untuk masyakat sekitar saja namun juga bubur-bubur itu dibagikan kepada anak yatim.

"Kegiatan kami pada 10 Muharram ini kalau sudah bagi-bagi bubur menyantuni anak yatim, total ada 100 anak yatim yang menerima santunan hari ini,"bebernya.

Sedangkan menurutnya, tahun ini warga yang datang lebih dari 1000 orang dan bahan-bahan pembuatan bubur dia terima dari donatur yang menyumbangkan sejumlah dana.

"Tadi kalau berasnya ini habis 90 sampai 100 kilo beras," bebernya.

Baca berita lainnya langsung dari google news

Silakan gabung di Grup WA TribunSumsel

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved