Berita Palembang

Jambret di Palembang Rampas Hp Pelajar, Beraksi Siang Hari di Lorong Darurahama Plaju

Jambret di Palembang rampas handpohne pelajar, pelaku beraksi siang hari di kawasan Plaju.

Editor: Vanda Rosetiati
SRIPO/ANDYKA WIJAYA
Jambret di Palembang rampas handpohne pelajar, pelaku beraksi siang hari di kawasan Plaju. Petugas saat melakukan olah TKP di Jalan DI Panjaitan Lorong Darurruhama RT 28/10 Kelurahan Plaju Ulu Kecamatan Plaju, Palembang, Senin (24/7/2023). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Jambret di Palembang rampas handpohne pelajar, pelaku beraksi siang hari di kawasan Plaju.

Korbannya berinisial DA (16), warga Jalan DI Panjaitan Lorong Darurruhama RT 28/10 Kelurahan Plaju Ulu Kecamatan Plaju, Palembang.

Tak terima peristiwa tersebut, korban melaporkan kejadian tersebut ke Polrestabes Palembang, Senin (24/7/2023), siang.

Di hadapan petugas piket pengaduan DA menuturkan peristiwa jambret dialaminya terjadi Sabtu, (22/7/2023), sekitar pukul 13.10, tak jauh dari rumahnya, tepatnya di depan FA Kichen Catering.

Berawal saat korban sedang melintas jalan kaki di TKP (tempat kejadian perkara).

"Saat kejadian saya hendak pulang ke rumah, Pak, "ungkapnya kepada petugas.

Baca juga: Tak Ada Keluhan Soal Biaya Kuliah, Pilih Jurusan Kedokteran Siap Bayar Rp 200 Juta -2

Lalu, lanjut korban, tiba-tiba handphone korban berbunyi, kemudian korban mengeluarkan handphone miliknya dari tas.

Saat handphone korban sudah di tangan korban, tiba-tiba datang seorang laki-laki mengunakan sepeda motor metik langsung merampas handphone milik korban.

"Pelaku ini datang tiba-tiba pak. Pada saat saya mengeluarkan HP, pelaku langsung mendekati saya dan langsung merampas hp di tangan saya," katanya.

Dita juga mengatakan, dirinya sempat berteriak karena panik. Namun tidak ada satu pun warga yang menolongnya.

"Sempat teriak pak namun warga tidak ada yang menolong, karena kondisi gang sepi. Sedangkan pelaku langsung kabur," katanya berharap atas laporannya pelaku ditangkap.

Akibat peristiwa ini korban harus kehilangan handphone merek 1 unit HP OppO Reno 7, seharga 2 jutaan.

Sedangkan, Piket reskim, SPKT dan Inafis mendapati adanya peristiwa ini langsung mendatangi TKP, guna melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi di lapangan.

"Dari CCTV yang dicek di TKP, untuk Ciri ciri pelaku sudah kita ketahui, saat beraksi pelaku sendiri," ungkap Kanit Inafis Polrestabes, Palembang, Iptu Agus Wijaya. (sp/andyka wijaya).

Baca berita lainnya langsung dari google news

Silakan gabung di Grup WA TribunSumsel

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved