Berita Pilpres 2024

Anies Baswedan Jadi Presiden, Demokrat Bakal Hidupkan Lagi Program Era SBY, Ini Daftarnya

Partai Demokrat bakal menghidupkan kembali program-program pro rakyat di masa kepemimpinan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

|
Editor: Rahmat Aizullah
YouTube Kompas TV
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan akan menghidupkan kembali program-program pro rakyat di masa kepemimpinan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). 

TRIBUNSUMSEL.COM - Partai Demokrat bakal menghidupkan kembali program-program pro rakyat di masa kepemimpinan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Program-program itu tentu akan dilaksanakan oleh bakal capres yang diusung Partai Demokrat yakni Anies Baswedan bila nantinya terpilih di Pilpres 2024.

Anies Baswedan adalah bakal capres usungan Koalisi Perubahan Untuk Persatuan (KPP), gabungan dari Partai Nasdem, PKS, dan Demokrat.

Baca juga: Akhirnya AHY Langsung yang Desak Anies Baswedan Umumkan Cawapres, Ini Alasannya

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan, program-program Presiden SBY perlu dihidupkan lagi untuk menjaga daya beli masyarakat yang menderita karena tekanan ekonomi.

Hal itu disampaikan dalam pidato politiknya bertema 'Agenda Perubahan dan Perbaikan untuk Indonesia yang Lebih Baik'.

"Maka kita perlu melanjutkan dan menghidupkan kembali semua program pro rakyat era pemerintahan Presiden SBY," kata AHY dalam tayangan Youtube Kompas TV, ditulis TribunSumsel.com Sabtu (15/7/2023).

AHY membeberkan, program-program pro rakyat di era SBY antara lain, BLT, BLSM, BPJS, bantuan lansia, difabel dan korban bencana.

Baca juga: Tampil Pede Depan Walikota Se-Indonesia, Anies Sampaikan Visinya Tentang Pembangunan Kota Masa Depan

Kemudian, PKH, raskin, Kredit Usaha Rakyat (KUR), Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri, dan lain-lain.

Demokrat juga akan meningkatkan kemitraan antara usaha besar dengan UMKM, serta membantu pedagang-pedagang kecil dan angkutan kota.

"Dengan kebijakan yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat tersebut, kita bisa meningkatkan kembali pertumbuhan ekonomi menuju enam persen bahkan lebih," kata AHY.

Baca juga: Bila AHY Tak Dipilih Jadi Cawapres Anies Baswedan, Ini yang Akan Dilakukan Demokrat

AHY menegaskan, pertumbuhan ekonomi harus dirasakan seluruh rakyat, bukan segelintir kelompok saja.

Karena itu, lanjut AHY, sulit diterima akal sehat saat ekonomi tertekan Pandemi Covid-19, alokasi APBN untuk infrastruktur justru lebih besar dibandingkan anggaran kesehatan.

"Seolah proyek infrastruktur diutamakan, sedangkan nasib rakyat diabaikan," katanya.

Baca juga: NasDem Ungkap Alasan Pilih GBK Ketimbang JIS Untuk Apel Siaga Perubahan, Anies Bakal Orasi Politik

AHY mengatakan, dalam penentuan prioritas dan pengelolaan anggaran negara, diperlukan pemikiran yang rasional dan arif.

Lebih baik, saran dia, fokus pada peningkatan penghasilan dan daya beli rakyat agar ekonomi terus bergerak dan tetap tumbuh.

Halaman
12
Sumber: Kompas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved