Berita Banyuasin

Ada Pernyataan Banyuasin Siap Lepas Tegal Binangun ke Palembang, Begini Respon Tegas Bupati Askolani

Polemik wilayah Tegal Binangun yang melibatkan Kota Palembang dan Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan hingga kini masih belum terselesaikan.

Penulis: M. Ardiansyah | Editor: Shinta Dwi Anggraini
TRIBUNSUMSEL.COM
Bupati Banyuasin Askolani bereaksi tegas soal pernyataan Banyuasin disebut siap melepas Kawasan Tegal Binangun jadi wilayah Kota Palembang 

TRIBUNSUMSEL.COM, BANYUASIN - Polemik wilayah Tegal Binangun yang melibatkan Kota Palembang dan Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan hingga kini masih belum terselesaikan.

Terbaru, Sekretaris Pansus I DPRD Kota Palambang Ilyas Hasbulah menyatakan Pemkab Banyuasin siap melepas wilayah Tegal Binangun dengan catatan jangan ada demo-demo lagi seperti yang kini sering terjadi.

Pemkab Banyuasin juga meminta Pemkot Palembang untuk tidak mengganggu wilayah seperti Hotel Whyndam, OPI Mall, dan RS Hermina.

Hal itu berdasarkan pernyataan Wali Kota Palembang yang disampaikan kepada Pansus.

"Bupati Banyuasin Askolani dan Wali Kota Palembang Harnojoyo satu pesawat setelah dari Kementerian ATR/BPN, dan ngobrol bersama. Pak Bupati mengajak Pak Wali Kota ngopi. Sampai bandara, Bupati mengungkapkan bahwa siap melepas itu (Tegal Binangun) dan masyarakat jangan ribut, dan tolong jangan yang tadi (Hotel Whyndam, RS Hermina dan OPI Mall)," ujar politisi dari Partai Demokrat ini.

Baca juga: Tangis Pedagang Kaki Lima Pasar 16 Ilir Palembang, Lapak Digusur Satpol PP Siap Bakal Ngadu ke DPRD

Terkait hal tersebut, Bupati Banyuasin Askolani Jasi menegaskan bila pembicaraan dengan Walikota Palembang bukan terkait tapal batas, karena soal tapal batas sudah clear karena sudah ada keputusan Mendagri nomor 134 tahun 2022.

"Kami bicara soal bagaimana mengajak masyarakat untuk tidak demo-demo lagi. Karena, demo tidak akan menyelesaikan masalah. Saya mengajak pak wali sama-sama menemui masyarakat di perbatasan Palembang dan Banyuasin," kata Askolani, Senin (19/6/2023).

Bupati Askolani menegaskan, tidak pernah buat pernyataan bila siap melepaskan wilayah Tegal Binangun.

Itu merupakan ungkapan DPRD dan Wakilota Palembang.

Karena, hal yang dibahas dengan Walikota Palembang untuk kepentingan masyarakat yang akan mengurus data kependudukan dengan pelayanan dengan cepat terkait masyarakat.

Dua hal yang digaris bawahi di wilayah ini, menurut Askolani persoalan yang ada hanya terkait politik dan juga bisnis.

Karena, dari sisi pelayanan untuk masyarakat yang ada di wilayah perbatasan dari Pemkab Banyuasin sudah siap memberikan pelayanan.

"Yang dibicarakan dan didiskusikan dengan pak walikota itu, bagaimana untuk mengajak masyarakat di perbatasan. Kalau soal lain, saya tidak pernah mengungkapkan," pungkas Askolani.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved