Berita Palembang

Viral Kapal Dishub Banyuasin Pungli di Perairan Simpang PU Desa Bunga Karang, Fakta Terungkap

Viral kapal Dinas Perhubungan Banyuasin diduga melakukan pungutan liar (Pungli) di perairan Simpang PU Desa Bunga Karang Banyuasin, fakta terungkap.

Penulis: Fransiska Kristela | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/FRANSISKA KRISTELA
Viral kapal Dinas Perhubungan Banyuasin diduga melakukan pungutan liar (Pungli) di perairan Simpang PU Desa Bunga Karang Banyuasin, fakta terungkap. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Viral kapal Dinas Perhubungan Banyuasin diduga melakukan pungutan liar (Pungli) di perairan Simpang PU Desa Bunga Karang Banyuasin, fakta diungkap Kepala Dinas Perhubungan Banyuasin.

Kepala Dishub Banyuasin Mulyanto membenarkan kapal yang sempat viral di media sosial yang diduga melakukan pungli memang benar itu merupakan kapal milik dishub.

Namun Dishub kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) membantah bahwa petugas Dishub melakukan pungli diperairan Simpang PU Desa Bunga Karang Banyuasin tersebut.

"Itu memang benar kapal milik Dishub. Jadi petugas yang berada di kapal tersebut bukanlah hendak melakukan pungli, namun akan melalukan pengaturan penyandaran terhadap kapal yang melintas," ujar Kadishub Banyuasin, Mulyanto, Kamis (11/5/2023).

Tambahnya bahwa kapal-kapal yang dilakukan penyandaran guna untuk pemeriksaan dokumen dan barang muatan yang diangkut oleh kapal tersebut.

"Itu memang sudah menjadi prosedur. Saat itu kepal tersebut menolak bersandar, untuk itu petugas menghampiri kapal tersebut," bebernya.

Baca juga: Mobil Ambulans Partai NasDem Pagar Alam Kecelakaan di Merapi Lahat, Nasib Sopir dan Penumpang

Kendatipun dilakukan penyadaran, anggotanya juga menerapkan sesuai dengan prosedur yang ada dan menerapkan sesuai dengan SOP yang berlaku.

"Setiap barang diangkut nantinya akan dicek oleh petugas yang berada di wilayah tersebut," tutupnya.

Ia mengatakan, mereka sangat terbuka dan tidak ingin mencari kambing hitam terhadap dugaan aksi pungli tersebut.

"Namun kami tidak mempunyai data yang lengkap terkait kapal yang mengaku menjadi korban pungli," tuturnya.

Sementara dari pihak Polairud pastikan video viral di Perairan Simpang PU bukan pungli, namun menghampiri Jukung untuk lapor di Pos Sandar.

"Anggota kita Ditpolairud Polda Sumsel telah melakukan investigasi terhadap personel Pangkalan Sandar Simpang PU," ujar Direktur Polairud Polda Sumsel, Kombespol Andreas Kusmaedi, Kamis 11 Mei 2023.

Tambahnya bahwa setelah dilakukan pengecekan dan spekulasinya kapal yang ada di video memang bukan milik Ditpolairud.

"Dari bentuk kapal juga tidak ada tulisan milik Polairud. Yang mana jika itu kapal milik kami, pasti ada tulisan Polairud," katanya.

Pihaknya juga lakukan himbauan tentang keselamatan berlayar, pengecekan terhadap alat navigasi kapal serta barang muatan, dan lainnya.

"Di dalam pelaksanaan tugas selalu bersinergi dengan stakeholder dari Kabupaten yaitu Dishub," tutupnya.

Baca berita lainnya langsung dari google news

Silakan gabung di Grup WA TribunSumsel

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved