Berita OKU Timur

Bocah 11 Tahun Tenggelam di Sungai Komering OKU Timur, Anak Yatim Ibu Kerja ART

Seorang bocah 11 tahun tenggelam di Sungai Komering OKU Timur, anak yatim dan ibu kerja sebagai asisten rumah tangga (ART).

Penulis: Edo Pramadi | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/EDO PRAMADI
Seorang bocah 11 tahun tenggelam di Sungai Komering OKU Timur, anak yatim dan ibu kerja sebagai asisten rumah tangga (ART). 

TRIBUNSUMSEL.COM, MARTAPURA - Seorang bocah 11 tahun tenggelam di Sungai Komering OKU Timur, anak yatim dan ibu kerja sebagai asisten rumah tangga (ART).

Andika Pranata bocah 11 tahun yang dikabarkan hilang tenggelam di Sungai Komering, Desa Tanjung Aman, Kecamatan Martapura, Kabupaten OKU Timur hingga kini masih dicari.

Korban merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara, ibunya seorang asisten rumah tangga sedangkan ayahnya sudah meninggal dunia.

Tak terbayang betapa sedihnya Komarudin (18) kakak kandung korban.

Setelah kehilangan ayahnya, ia juga kini harus kehilangan adik yang ia sayangi.

Komarudin tak kuasa menahan tangis ketika mengenang adik bungsunya itu.

"Banyak kenangan, tak bisa saya ungkapkan," ujarnya sambil mengusap air mata, Jumat (31/3/2023).

Baca juga: Kecelakaan di Jalan Talang Jambe Depan Showroom Mitsubishi Palembang, Korban Tewas di Tempat

Komar bercerita bahwa adiknya itu merupakan anak yang baik dan juga penurut.

"Dia itu sebenarnya orangnya penakut. Memang saat itu ada teman-teman adik saya yang menjemput ke rumah untuk mengajak bermain tapi saya tidak tau kalau dia itu berenang," ucap Komar.


Hal senada juga disampaikan Junaidi (51) paman korban, menurutnya Andika merupakan anak yang baik dan tidak banyak ulah.

"Nurut, saya sayang sama dia. Orangnya mudah akrab di rumah," ungkapnya.

Dikatakan Junaidi, korban sebenarnya baru akhir-akhir ini saja main ke arah sungai.

"Kemarin lusa dia pulang ke rumah baju sudah basah, nah kemarin ternyata mandi lagi. Dia bisa berenang tapi belum terlalu mahir," ucapnya.

Sebelumnya, belum ada kepastian mengenai keberadaan korban, petugas sudah melakukan pencarian sejak Kamis 30 Maret 2023 sore sampai dengan hari ini.

Pihak keluarga mengaku sudah pasrah dengan keadaan, tadi malam juga sudah melakukan doa bersama.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved