Berita Nasional
Jonathan Latumahina Siap Bongkar Fitnah dari Penganiaya David : Jangan Ajar Anak Kita Pengecut !
Jonathan Latumahina Nyatakan Siap Membongkar Fitnah dari Penganiaya David, Anaknya.
TRIBUNSUMSEL.COM - Jonathan Latumahina menyinggung soal fitnah yang dari orang-orang yang telah menganiaya anaknya, David (17) sampai mengalami koma.
Dengan tegas, Jonathan mengatakan siap pasang badan demi melindungi anaknya dari orang-orang tak bertanggung jawab.
Curahan hati itu Jonathan ungkapkan melalui cuitannya di akun Twitter pribadinya @seeksixsuck.
Dalam cuitan tersebut Jonathan seolah-olah masih belum terima atas apa yang terjadi dengan putra tercintanya itu.
"Mereka yang nyakitin kamu sekarang pada susah tidur, di saat kamu bentar lagi bangun."
"Kusiap sambut bangunmu dengan langkah gagah dan bongkar semua fitnah dan omong kosong gerombolan pemuja harta ini nak!” tulis Jonathan.
Lebih lanjut, Jonathan juga menyinggung didikan orang tua kepada anak agar tidak tumbuh menjadi anak yang penakut demi sebuah kebenaran.
Baca juga: Sosok Ayah AGH Akhirnya Terungkap, Pemilik Toko Material, Kuasa Hukum : Bukan Siapa-siapa
Melalui cuitannya itu, Jonathan terlihat menjunjung tinggi kebenaran, terutama untuk kasus yang menimpa David hingga membuat sang anak tak sadarkan diri beberapa hari.
“Jangan didik anak kita penakut Jangan ajar anak kita pengecut."
"Tolong kabarkan tinjuku untuknya demi kebenaran yang nyata,” lanjutnya.
Kondisi David terkini
Jonathan Latumahina juga membagikan kondisi terkini dari putranya, David Ozora melalui cuitannya di Twitter.
Melalui video berdurasi 38 detik, tampak David masih dalam kondisi belum sadar dengan mulut yang terbuka.
Selain itu terlihat pula beberapa alat bantu masih terpasang di tubuh David seperti alat bantu pernapasan.

Namun, dalam video tersebut David tampak tidak menggunakan ventilator lagi seperti sebelumnya.
Hati Jonathan seakan hancur melihat sang anak yang hingga kini belum sadarkan diri.
Baca juga: Sosok Ibu Mira Eks Pramugari dan Model Kini Alami Ganggu Jiwa, Tinggal Sebatang Kara di Rumah Mewah
Meski begitu, perkembangan dari David semakin hari semakin membaik.
Bahkan, Jonathan sebelumnya sempat mengungkapkan bahwa meski sang anak tidak sadar, tapi respon gerak, pendengaran dan penglihatannya sudah mengalami kemajuan yang luar biasa.
Kemajuan ini bahkan di luar perkiraaannya dan para dokter yang merawat David.
Diakui Jonathan, perkembangan pada David itu tak luput dari doa yang telah dipanjatkan banyak pihak untuk sang anak.
Pengakuan Ivana Yoan
Ivana Yoan selaku kakak kandung dari AGH kini membongkar fakta dibalik penganiayaan yang dilakukan Mario Dandy terhadap David putra petinggi GP Ansor.
Menurut Ivana Yoan, AGH sang adik tidak terlibat atas penganiayaan yang dilakukan Mario Dandy terhadap David.
Ivana Yoanpun mengaku ada saksi yang melihat jika AGH tak pernah tertawa ataupun selfie ketika kejadian tersebut berlangsung.

Bahkan, Ivana Yoan menyebutkan ada saksi yang melihat AGH membantu menolong David.
Saat itu, AGHpun agar meminta David untuk bernafas dengan tenang.
"Terkait selfie beredar tidak benar, justru AGH membisikan si D untuk tenang mengatur nafas, isu selfie tidak benar," tuturnya.
Pengakuan tersebut diungkapkan oleh Ivana Yoan dalam channel youtube Najwa Shihab.
Menurutnya, saat itu AGH sempat ingin menghalangi pertemuan David dengan Mario Dandy namun justru gagal, Sabtu (4/3/2023).
Dalam kesempatan itu Ivana Yoan awalnya mengungkapkan kejadian tersebut terjadi lantaran Mario Dandy mengetahui kabar soal prilaku tidak menyenangkan dilakukan David kepada AGH.
Hal tersebut sontak menyulut amarah Mario Dandy setelah diberitahu oleh saksi APA yang merupakan teman dari AGH.
"Untuk mengklarifikasi sebenanrya bukan AGH yang memberitahu MDS terkait prilaku tidak menyenangkan tersebut," terangnya.
Setelah mengetahui jika sang kekasih mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan, Mario Dandy meminta AGH untuk menemuinya dengan David.
"MDS selalu mengungkit kapan nih bertemu dengan D kapan nih kapan," terang Ivana.
Ivana mengatakan jika pertemuan Mario Dandy dengan David dilakukan dengan alasan kartu pelajar.
Pasalnya saat itu Mario Dandy mengetahui jika David ingin mengembalikan kartu pelajar AGH yang masih ada di dirinya.
"Saat itu MDS menjemput AGH di sekolah karena tidak jadi magang, memang tidak ada rencana untuk menghampiri D tidak sama sekali," tuturnya.
"Hanya ingin bertemu dan pergi bareng ajah, AGH juga baru ingat kartu pelajar masih ada dia, sehingga MDS minta AGH chat D tanya posisi untuk mengembalikan kartu pelajar tersebut," sambungnya.
Sehingga hal tersebut membuat Mario Dandy menyuruh AGH membohongi David.
AGH yang mengetahui hal tersebut pun merasa tak nyaman dan mencoba menghalangi pertemuan Mario Dandy dan David.
Bahkan AGH beralasan ke Mario Dandy untuk pulang kerumah dan mengganti baju kemudian pergi melakukan treatment di salah satu mall
Akan tetapi setelah mengalihkan hal tersebut, Mario Dandy kembali teringat soal kartu pelajar D tertinggal di rumahnya.
Kemudian meminta MDS untuk memesan gosend untuk mengambil kartu pelajar D diantara ke mall tempat mereka berada.
"Gosend dipesan oleh MDS, selama menunggu ternyata MDS menjemput temannya S, ternyata sebelum sampai mereka sudah ada pembicaraan sendiri, wah parah nih kalau jadi loe gue gak terima pukuli ajah nih sudah dikonfirmasi BAP," ucap Ivana.
Dimomen itu, Ivana menerangkan jika AGH pertama kalinya bertemu dengna S dan di mobil tidak ada pembahasan soal penganiayaan terhadap D.
Selesai dari mall mereka menuju kediaman di Lebak Bulus namun dikabarkan jika D tidak ada.
"Disitu AGH merasa tidak nyaman, MDS bertemu dengan D dengan posisi AGH disuruh berbohong," terangnya.
"D beri tahu jika ada di rumah saksi R di pesanggarahan dari mall menuju TKP tidak ada rencana penganiayaan, yang AGH tau ingin mengembalikan kartu pelajarnya D, dan MDS ingin berbicara baik baik dengan D," jawabnya.
Ivana mengatakaan, jika AGH sebelum turun mobil saat sampai TKP meminta MDS untuk menyelesaikan dengan baik baik.
"Mereka nunggu di trotoar dekat rumah tersebut, orang pertama masuk ke rumah saksi R yakni MDS lalu S dan AGH, ketika sampai dirumah berusaha membuka tralis karena tidak berhasil lalu menunggu di teras," ujarnya
"MDS lantas meminjam HP AGH mengirimkan voice note ajak D untuk turun, D disitu posisinya tau ada MDS, dimana MDS sempat mengenalkan diri, awalnya baik baik saja, namun disitu ada VN yang akhirnya intonasi MDS jadi meninggi, Loe yang turun atau gue yang naik sehingga D turun," ucapnya.
David turun lalu bertemu AGH maksud awal mengembalikan kartu pelajar itu tersampaikan karena sudah diterima.
Disaat itu juga, Mario Dandy memberi isyarat mundur kepada AGH untuk pergi kemudian ngobrol baik baik hal tersebut sudah terkonfirmasi dari pengakuan AGH.
"AGH balik ke mobil mengambil minum saat kembali, D sudah dalam posisi push up disuruh MDS," ujarnya.
"Tidak lama ada satpam datang, bertanya ada apa disini, MDS menjawab ada COD, satpam bertanya sudah ketemu oranngya, MDS menjawab sudah dirumah mobil merah membuat Saptam pergi," jelasnya.
MDS lantas meminta D untuk melakukan push upnya lagi, kemudian memerintahkan S untuk merekam setelah memberikan isyarat.
"Jadi yang merekam kejadian itu S pakai hp MDS, diakhir video si S mengoper HP MDS ini karena S menghampiri korban, maju kedepan maka diberikan ke AGH," tuturnya.
Lantaran syok AGH menerima saja, dijelaskan Ivana jika soal suara tertawa tidak ada sekali dilakukan adiknya.
"Tidak benar tidak ada tertawa, AGH tidak menunjukkan ekspresi senang, malah mengalihkan pandangan," tuturnya.
Hal tersebut dikatakan Ivana juga disaksikan oleh Ibu R sebagai saksi yang sempat beteriak Woy membuat AGH tersentak dari syok dan Freeze tadi.
lalu mematikan handphone kemudian menghampiri D dan menopang kepala, kemudian tangan kirinya memegang tangan D.
"Terkait selfie beredar tidak benar, justru AGH membisikan si D untuk tenang mengatur nafas, isu selfie tidak benar," tuturnya.
Akhirnya datanglah 4 satpam yang lantas menginterogasi MDS dan temannya S dimana AGH masuk kedalam mobil.
"Sesaat kemudian datang polisi membawa mereka ke polsek," tutup Ivana.
Sebagian artikel ini telah tayang di Tribunnews
Baca artikel menarik lainnya di Google News
Reaksi Salsa Erwina Soal Ahmad Sahroni Dicopot dari Jabatan Wakil Ketua Komisi, Harusnya Dipecat |
![]() |
---|
Dicopot dari Kursi Wakil Ketua Komisi III, Ahmad Sahroni Teken Surat Pencopotan Dirinya Sendiri |
![]() |
---|
Deretan Anggota DPR RI Dinilai Salsa Erwina Harus Dipecat, Ada Ahmad Sahroni Hingga Uya Kuya |
![]() |
---|
Profil Rusdi Masse, Dulu Sopir Truk Kini Gantikan Ahmad Sahroni Jadi Wakil Ketua Komisi III DPR RI |
![]() |
---|
Alasan Ahmad Sahroni Dimutasi dari Pimpinan Komisi III ke Anggota Komisi I usai Pernyataan "Tolol" |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.