Arti Kata Bahasa Arab

Arti Itikaf di Masjid, Salah Satu Ibadah di Bulan Ramadhan, Boleh Dilakukan Perempuan, ini Syaratnya

Perempuan boleh melakukan i’tikaf di masjid dengan syarat harus izin kepada walinya.

Penulis: Lisma Noviani | Editor: Lisma Noviani
tribunsumsel/welly triyono
Arti Itikaf di Masjid, Salah Satu Ibadah di Bulan Ramadhan, Boleh Dilakukan Perempuan, ini Syaratnya 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Arti Itikaf di Masjid, Salah Satu Ibadah di Bulan Ramadhan, Boleh Dilakukan Perempuan, ini Syaratnya.

Itikaf di masjid adalah salah satu ibadah yang biasanya dilakukan di bulan Ramadhan.


I'tikaf sunnah hukumnya jika dilakukan setiap waktu, namun lebih afdhal (utama) apabila dilaksanakan pada bulan Ramadhan. Tempat itikaf adalah di dalam masjid bukan di tempat lain.

Keutamaan i’tikaf di bulan Ramadan salah satunya untuk mendapatkan malam lailatul qadar.

Istilah ini telah tercantum dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, yang artinya diam beberapa waktu di dalam masjid sebagai suatu ibadah dengan syarat-syarat tertentu (sambil menjauhkan pikiran dari keduniaan untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt.)

Secara etimologis, kata itikaf bersumber dari bahasa Arab yakni ‘akafa (عَكَفَ) ; fokus, bertempat, menahan, yang kemudian menjadi i'tikaf (اِعْتِكَافٌ) yang berarti beribadah di dalam masjid.

Dalam Quran surat Al Baqarah ayat 125, Allah SWT berfirman mengenai pelaksanaan itikaf di masjid, yang berbunyi

وَاِذْ جَعَلْنَا الْبَيْتَ مَثَابَةً لِّلنَّاسِ وَاَمْنًاۗ وَاتَّخِذُوْا مِنْ مَّقَامِ اِبْرٰهٖمَ مُصَلًّىۗ وَعَهِدْنَآ اِلٰٓى اِبْرٰهٖمَ وَاِسْمٰعِيْلَ اَنْ طَهِّرَا بَيْتِيَ لِلطَّاۤىِٕفِيْنَ وَالْعٰكِفِيْنَ وَالرُّكَّعِ السُّجُوْدِ

Latin:

wa iż ja'alnal-baita maṡābatal lin-nāsi wa amnā, wattakhiżụ mim maqāmi ibrāhīma muṣallā, wa 'ahidnā ilā ibrāhīma wa ismā'īla an ṭahhirā baitiya liṭ-ṭā`ifīna wal-'ākifīna war-rukka'is-sujụd

Artinya:

Dan (ingatlah), ketika Kami menjadikan rumah (Ka'bah) tempat berkumpul dan tempat yang aman bagi manusia. Dan jadikan lah maqam Ibrahim itu tempat salat. Dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail, "Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang tawaf, orang yang itikaf, orang yang rukuk dan orang yang sujud."

Tata Cara Itikaf Menurut Ustadz Khalid Basalamah

I’tikaf di bulan Ramadan dilakukan untuk mendapatkan malam lailatul qadar yang sangat diharapkan oleh setiap umat muslim.

Rasulullah SAW selalu melakukan i’tikaf dimasjid setiap 10 hari terakhir di bulan Ramadhan sampai Allah SWT memanggil beliau.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved