Berita Palembang

Sosok Nanda Korban Pembunuhan di Orgen Tunggal Rumah Susun Palembang, Baik Tidak Neko-neko

Sosok Nanda remaja korban pembunuhan di orgen tunggal rumah susun Palembang semasa hidup dikenal orang baik tidak neko-neko. 

Penulis: Fransiska Kristela | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/FRANSISKA KRISTELA/DOK KELUARGA
Sosok Nanda remaja korban pembunuhan di orgen tunggal rumah susun Palembang semasa hidup dikenal orang baik tidak neko-neko. Dia tewas ditusuk saat menjemput adiknya menonton orgen tunggal, Minggu (4/12/2022). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Sosok Nanda remaja korban pembunuhan di orgen tunggal rumah susun Palembang semasa hidup dikenal orang baik tidak neko-neko.  

Nanda yang bekerja di sebuah Loundry yang ada di Semarang Pulang ke rumahnya yang ada di Gandus karena kakeknya meninggal dunia beberapa pekan lalu dan sempat masuk dalam pemberitaan.

Nanda meninggal karena luka tusuk di belikat dan mengenai jantung sehingga dirinya tak terselamatkan.

Menurut penuturan dari anggota keluarga Alfa mengatakan Nanda merupakan orang yang baik dan tidak neko-neko.

"Almarhum itu orangnya supel, enggak banyak aneh-aneh dan dia juga bukan tipe anak yang suka acara seperti orgen tunggal," ujarnya.

Saat kejadian Nanda sempat mendapat pertolongan dari pihak rumah sakit, namun karena dalamnya luka tusuk yang ia terima nyawanya tak terselamatkan.

Baca juga: 133,46 Hektare Lahan Dibebaskan Proyek Tol Kapal Betung Palembang, 3 Kecamatan Kena Pembebasan

Tak hanya itu pada saat korban dibawa ke rumah sakit, Kapolsek Ilir Barat I Kompol Rian Suhendi S.IK, juga sempat datang. Pada saat dilakukan penanganan korban juga mendapat luka gores pada tubuhnya.

"Selain mengalami luka tusuk, almarhum juga mendapat luka gores dibagian paha sebelah kiri," ujarnya

Harapan dari pihak keluarga ke kantor polisi agar pelaku segera ditangkap dan bisa di hukum sesuai UU dan pasal yang berlaku.

Fakta Nanda remaja korban pembunuhan di orgen tunggal rumah susun Palembang, pulang dari Semarang hendak melayat kakek.

Suasana duka masih menyelimuti keluarga Nanda yang tewas karena luka tusuk yang ia terima saat menjemput adiknya menonton orgen tunggal di kawasan rumah susun, Minggu  (4/12/2022)

Penusukan terjadi Minggu (4/12/2022) sekira pukul 17.00 berawal saat Nanda menyusul sang Adik Riski yang pergi menonton Orgen tunggal di rumah susun.

Kronologis kejadian, adiknya tak kunjung pulang ke rumah lantas Nanda menyusul adiknya yang berada di rumah susun tersebut.

Saat pergi menjemput sang adik, dirinya ditemani oleh sepupu untuk ke lokasi.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved