Berita Muara Enim

UMK Muara Enim 2023 Tunggu SK Gubernur Sumsel, Diumumkan Paling Lambat 7 Desember

Upah Minimum Kabupaten (UMK) Muara Enim 2023 saat ini masih menunggu Surat Keputusan (SK) Gubernur Sumsel dan diumumkan paling lambat 7 Desember 2022.

Editor: Vanda Rosetiati
DOK TRIBUN SUMSEL
Upah Minimum Kabupaten (UMK) Muara Enim 2023 saat ini masih menunggu Surat Keputusan (SK) Gubernur Sumsel dan diumumkan paling lambat 7 Desember 2022. 

TRIBUNSUMSEL.COM, MUARA ENIM - Upah Minimum Kabupaten (UMK) Muara Enim 2023 saat ini masih menunggu Surat Keputusan (SK) Gubernur Sumsel dan direncanakan diumumkan paling lambat 7 Desember 2022.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Muara Enim Siti Herawati didampingi Kabid Hubungan Industrial Harry Murtiono menutur Pemkab Muara Enim sudah mengusulkan besaran UMK Muara Enim 2023 ke Gubernur Sumsel.

Sesuai aturan UMK akan diumumkan setelah 7 hari disampaikan ke Gubernur Sumsel.

"Kami belum bisa merilisnya sebelum SK UMK dari Gubernur keluar. Kalau diumumkan sekarang nanti menyalahi dan menimbulkan masalah lain," ujar Kepala Kadisnaker Muara Enim Siti Herawati, Rabu (30/11/2022).

Menurut Siti Herawati, hingga sampai saat ini, pihaknya masih menunggu SK dari Gubernur Sumsel tentang UMK tersebut.

Meski saat ini, mereka sudah tahu berapa besaran nominal UMK untuk Kabupaten Muara Enim tetapi tidak akan dirilis hingga keluar SK Gubernur.

Baca juga: UMK Musi Rawas 2023 Diusulkan Naik 7,166 Persen, Apindo Tolak Tandatangan

"Jadi sabar saja, kita tunggu SK dari Gubernur dahulu. Jika telah ada, barulah Kami bisa merilisnya. Sampai saat ini, belum ada UMK se-Indonesia yang telah diumumkan baru ada setingkat Provinsi," ujarnya.

Dikatakan Siti Herawati, biasanya untuk penetapan UMP/UMK 2023 di daerah masing-masing akan ditentukan pada bulan November ini.

Tetapi ternyata baru UMP Provinsi Sumsel yang diumumkan, sehingga otomatis untuk UMK Kabupaten/Kota diumumkan sekitar bulan Desember yakni maksimal tanggal 7 Desember 2022.

"Tanggal 7 Desember 2022 itu batas akhir, jadi bisa saja dibawah tanggal 7 Desember 2022 sudah diumumkan," ujarnya.

Ditambahkan Kabid Hubungan Industrial Harry Murtiono, bahwa untuk UMP Sumsel 2023 telah ditetapkan sebesar Rp 3.404.177,24, UMP ini naik sebesar 8,26 persen dari UMP tahun 2022 sebesar Rp 3.144.445.

Sedangkan UMK Muara Enim tahun 2022 Rp 3.253.447 sama dengan UMK Muara Enim tahun 2021. Hal ini dikarenakan pada tahun 2021 seluruh dunia terkena wabah Covid-19 sehingga sangat menganggu seluruh aktifitas manusia terutama perekonomian. Namun yang pasti, UMK Kabupaten Muara Enim tahun 2023 akan lebih tinggi dari UMP Provinsi Sumsel tahun 2023 yang telah diumumkan.

Atas kenaikan UMP dan UMK nanti, lanjut Harry, pihaknya akan segera melakukan sosialisasi kepada usaha menengah keatas tentang UMK tersebut yang minimal harusnya sama dengan gaji yang mereka terima.

Bagi perusahaan atau karyawan yang mengetahui ada perusahan yang tidak mematuhi UMK tersebut untuk melaporkan ke pengawas Korwil Pengawas ketenagakerjaan Provinsi Sumsel tingkat Kabupaten Muara Enim.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved