Berita Muba

3 Pelaku Aksi Premanisme Jalintim Palembang-Jambi Diamankan di Polsek Bayung Lencir, Ini Modusnya

Tiga pelaku aksi premanisme di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Palembang-Jambi diamankan di Polsek Bayung Lencir Polres Musi Banyuasin.

Editor: Vanda Rosetiati
SRIPO/AHMAD FAJERI
Satu dari tiga pelaku aksi premanisme di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Palembang-Jambi diamankan di Polsek Bayung Lencir Polres Musi Banyuasin, Selasa (30/11/2022). 

TRIBUNSUMSEL.COM, SEKAYU - Tiga pelaku aksi premanisme di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Palembang-Jambi diamankan di Polsek Bayung Lencir Polres Musi Banyuasin, Polda Sumsel, Selasa (28/11/2022).

Mereka tiga pelaku ini meresahkan pengendara kendaraan yang melintas, dengan modus memperbaiki jalan rusak.

Ketiga pelaku saat ini telah diamankan di Polsek Bayung Lencir, Polres Muba, Polda Sumsel, Selasa (28/11/2022).

Dimana, Kapolsek Bayung Lencir Iptu Deby Apriyanto SH memimpin langsung operasi premanisme yang berada di Jalintim Palembang-Jambi dan berhasil mengamankan 3 orang warga Senawar Jaya yang melakukan pungli.

"Ya, Alhamdulillah kita berhasil mengamankan 3 orang pelaku pungli yang berada di Jalintim Palembang-Jambi. 3 pelaku yang melakukan pungli yakni Aprial, Monok, dan Riyan, diamankannya para pelaku setelah pihaknya menerima laporan dari nomor bantuan polisi yang ada,"kata Deby, Rabu (30/11/2022).

Lanjut dia, para pelaku yang merupakan warga Desa Senawa Jaya beraksi dengan incaran sopir-sopir truk yang melintsi jalan tersebut.

Baca juga: Pria Muda di Tanjung Raja Ogan Ilir Kedapatan Simpan Revolver Siap Tembak, Ungkap Alasan

"Mereka ini melakukan pungli dengan modus berpura-pura memperbaiki jalan rusak dan memintai uang terhadap kendaraan yang lewat.

Selain itu, adanya juga aksi premanisme yang dilaporkan sehingga tim bergerak melakukan penangkapan,"ujarnya.

Setelah diamankan ketiga pelaku tersebut tidak dilakukan proses hukum akan tetapi dilakukan pembinaan dan disuruh membuat pernyataan secara tertulis untuk tidak mengulangi lagi perbuatannya.

"Operasi Premanisme yang dilakukan di Jalintim Kecamatan Bayung Lencir ini untuk merubah kesan masyarakat terutama sopir yang berasal dari luar provinsi yang menganggap jalintim ini horor menjadi aman,"tambahnya.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk tidak segan-segan melapor atau memberikan informasi kepada aparat kepolisian jika ditemukan adanya suatu peristiwa yang berpotensi menimbulkan gangguan Kamtibmas, terlebih sekarang nomor Aplikasi Bantuan polisi sudah dipasang dibeberapa titik sehingga memudahkan masyarakat untuk mengaksesnya.

"Jangan takut untuk melapor ke polisi dengan adanya nomor bantuan polisi ini, kita akan cepat merespon aduan apapun yang disampaikan,"jelasnya. (sp/dho)

Baca berita lainnya langsung dari google news

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved