Berita Muara Enim
Update Penemuan Bayi di Gelumbang, Dinamai Muhammad Al Ahyan, Bayi Dibuang di Muara Enim
Update penemuan bayi di Gelumbang Muara Enim, bayi laki-laki itu dinamani Muhammad Al Ahyan. Bayi dibuang di Muara Enim ditemukan depan bengkel
Kemudian langsung dibawanya ke dalam rumah dan memberitahu istrinya dan keluarga lainnya.
Atas saran keluarganya penemuan bayi tersebut langsung dilaporkan ke RT dan Polsek Gelumbang serta dirawat dan dititipkan sementara di Puskesmas Gelumbang. Dan saat ini, bayi tersebut telah kami rawat dan akan di adopsi sesuai surat wasiat dan memang keinginan kami juga.
Kadinkes Muara Enim dr Eni Zatila dan Kepala Puskesmas Gelumbang Fitri Sujariah, bahwa setelah pihaknya melakukan perawatan dan pemeriksaan ternyata kondisi bayi tersebut sangat sehat.
Atas permintaan warga yang menemukannya bahwa mereka siap merawatnya maka kami menitipkan kembali bayi tersebut kepada mereka dengan syarat masih dalam pengawasan Pemkab Muara Enim sebab bayi tersebut statusnya masih adalah anak negara.
Untuk masalah mereka akan mengadopsinya itu tentu ada prosedurnya dan tahapannya sehingga anak tersebut benar-benar tepat akan dirawat oleh orang yang benar-benar akan merawatnya bukan sebaliknya.
"Kami hanya sebatas merawatnya dan memastikan bayi tersebut sehat. Untuk selanjutnya itu ada instansi lain yang berwenang," ujar dr Eni.
Seperti diberitakan sebelumnya, warga Gelumbang, Kabupaten Muara Enim, mendadak heboh karena salah satu warganya menemukan seorang bayi laki-laki di salah satu rumah warga.
Apalagi, di samping sosok bayi tesebut ditemukan surat wasiat yang berisikan pesan untuk memelihara dan membesarkannya yang diduga dari orangtua si jabang bayi di depan Bengkel motor milik Edwar di Rt 06, Rw 01, Kelurahan Gelumbang, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim, Senin (26/9/2022) sekitar pukul 19.15
Kronologis Penemuan Bayi
Kronologis penemuan bayi saat itu pemilik bengkel motor bernama Andong Edwar keluar dan melihat ada benda yang diletakkan di atas tempat duduk menunggu bengkel.
Kemudian ia langsung memastikan benda tersebut. Alangkah terkejutnya ternyata benda tersebut ada seorang bayi berjenis kelamin laki-laki dengan berat badan 2,1 kg dan panjang badan 48 cm.

Bayi tersebut memakai bedong, selimut, 4 kotak, bedak dan baju-baju bayi. Ada juga amplop yang berisikan uang sebesar Rp 250 ribu.
Selain itu juga ada surat yang berisikan permintaan agar anak tersebut di asuh dengan baik.
Adapun isi surat tersebut sebagai berikut :
Assalamualaikum
Saya mohon jaga anak saya karena kami tidak mampu untuk menghidupinya. Saya mohon dengan sepenuh hati tolong jaga, rawat anak saya.