Berita Muara Enim
Update Penemuan Bayi di Gelumbang, Dinamai Muhammad Al Ahyan, Bayi Dibuang di Muara Enim
Update penemuan bayi di Gelumbang Muara Enim, bayi laki-laki itu dinamani Muhammad Al Ahyan. Bayi dibuang di Muara Enim ditemukan depan bengkel
TRIBUNSUMSEL.COM, MUARA ENIM - Update penemuan bayi di Gelumbang Muara Enim, bayi jenis kelamin laki-laki itu dinamani Muhammad Al Ahyan.
Penemuan bayi di Gelumbang Muara Enim pertamakali diketahui Andong Edward (42) warga RT 06, RW 01, Kelurahan Gelumbang, Kecamatan Gelumbang.
Kabar terbaru lainnya dari penemuan bayi di Gelumbang selain sudah diberi nama, bayi tersebut juga akan diasuh oleh Edward (42) dan istrinya Tapraneli (42).
Bayi dibuang orangtuanya ini diletakkan di depan bengkel milik Edward yang letaknya di depan rumah.
"Benar, kami sekeluarga sudah sepakat akan merawat dan mengangkatnya sebagai anak sesuai wasiat dari orangtuanya," ujar Edward yang sehari-hari membuka bengkel motor ini, Rabu (28/9/2022).
Menurut Edward, bahwa dirinya yakin bayi tersebut dititipkan oleh orangtuanya ke rumahnya tidak sembarangan, sebab banyak rumah yang lebih bagus dan orang yang lebih mapan darinya, tetapi mengapa orantua bayi tersebut memilih tempatnya.
Baca juga: BREAKING NEWS: Perdagangan Orang di Palembang, Polisi Tangkap Dua Sejoli Pelaku Perdagangan Anak
Anak ini dianggapnya sebagai anugerah dan pasti ada hikmahnya.
Apalagi dirinya memang menginginkan anak satu lagi tapi laki-laki, sebab selama ini ia telah dikaruniai tiga anak yakni dua perempuan dan satu laki-laki sehingga dengan ditambahnya satu lagi berarti pas menjadi dua pasang.
"Saya sudah ngomong dengan istri tapi istrinya menolak nak nambah lagi sebab setiap melahirkan sering pendarahan. Makanya istrinya senang ketika mendapatkan anak laki-laki tersebut," ujarnya.
Ke depan, lanjut Edward, ia siap mengurus segala keperluan anak tersebut dan akan merawatnya seperti anak kandungnya sendiri termasuk mengurus seluruh dokumen untuk di adopsi secara kenegaraan sehingga benar-benar sah secara hukum negara dan agama. Sebab bayi tersebut adalah titipan Allah SWT yang kebetulan melalui orangtua bayi tersebut sebab bayi tersebut tidak berdosa.
"Rezeki, maut dan jodoh itu semuanya telah diatur yang diatas (Allah SWT,red), begitu juga jalan hidup bayi ini. Kami hanya menjalankan amanah dari orangtuanya sesuai surat wasiatnya dan akan sekuat tenaga sesuai kemampuan akan kami rawat seperti anak-anak kandung Kami," harapnya.
Diceritakan Edward,sebelum penemuan bayi tersebut, kebetulan dirumahnya ada adiknya yang baru datang dari Aceh. Kebetulan adiknya ada anak yang masih bayi.
Pada malam penemuan tersebut sekitar pukul 19.00, kebetulan posisi mereka sedang berada di luar rumah tetapi di belakang rumah.
Tiba-tiba mereka mendengar ada suara tangisan bayi, dan mereka mengira adalah anak adiknya. Kemudian adiknya masuk ke dalam untuk mengeceknya namun ternyata anaknya tidak menangis.
Kemudian terdengar lagi suara tangisan bayi, dan adiknya penasaran keluar rumah melalui pintu depan dan melihat dari jauh seperti ada sosok.bayi tapi takut dan memberitahu dirinya.
Mendengar hal tersebut iapun langsung bergegas memeriksa ke depan dan ketika dihampirinya ternyata sosok tersebut adalah seorang bayi laki-laki.