Berita Muratara
Anggota DPRD Partai NasDem Ngaku Ditembak OTD di Muratara, Pistol Pelaku Tak Meletus
Anggota DPRD Kabupaten Muratara, Sumatera Selatan, Firsyah Lakoni mengaku mendapat pengancaman atau percobaan pembunuhan. Ditembak orang tak dikenal.
Penulis: Rahmat Aizullah | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA - Anggota DPRD Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, Firsyah Lakoni mengaku mendapat pengancaman atau percobaan pembunuhan.
Anggota DPRD dari Fraksi Partai Nasional Demokrat (NasDem) itu mengaku diacungkan senjata api oleh orang tidak dikenalinya (OTD).
Kejadian tersebut telah dilaporkannya ke Polres Muratara untuk diproses hukum karena dia merasa keselamatannya terancam.
"Saya tidak kenal orangnya, saya tidak tahu motifnya apa, kalau saya merasa tidak ada masalah sama orang," kata Firsyah dikonfirmasi TribunSumsel.com, Kamis (22/9/2022) sore.
Dia mengungkapkan, pengancaman atau percobaan pembunuhan itu terjadi di Desa Air Bening, Kecamatan Rawas Ilir pada Selasa (20/9/2022) malam sekira pukul 23:00 WIB.
"Sudah saya laporkan ke Polres, yang mengancam saya itu memakan mobil hitam, BG-nya ada, sudah disampaikan ke polisi," kata Firsyah.
Baca juga: Kurir Narkoba Lintas Provinsi Bawa 10 Kg Sabu Dihukum Seumur Hidup, Ini Kata Pengamat Hukum
Dia menjelaskan, awalnya berangkat dari rumahnya mampir ke rumah salah satu calon kades di Desa Air Bening untuk menjemput temannya.
Mereka berlima di dalam mobil itu kemudian hendak bersilaturahmi ke rumah temannya yang lain bernama Sudirman.
Tiba di depan rumah Sudirman, Firsyah melihat mobil yang dikendarai pelaku pengancaman terhadap dirinya itu parkir di pinggir jalan.
"Kebetulan rumah Sudirman sudah tutup, jadi saya lewati saja, tapi saya perhatikan mobil itu, mobil siapa, mobilnya parkir tapi orangnya tidak keluar," katanya.
Firsyah kemudian melanjutkan perjalanannya lalu sekitar 300 meter dari mobil terparkir itu ada sejumlah pemuda yang menyetop dirinya untuk meminta rokok.
"Ada pertigaan, di situ ada beberapa pemuda, dia minta rokok, saya kasih lah uang 100 ribu untuk beli rokok," katanya.
Saat berbincang-bincang dengan sejumlah pemuda itu, mobil yang terparkir tadi menyalip mobil Firsyah.
Dia kemudian melanjutkan perjalanannya, lalu sekitar 200 meter dari pertigaan tempat dirinya berbincang dengan pemuda tadi ada jembatan.
Di jembatan itu, Firsyah bertemu kembali dengan mobil yang sebelumnya parkir di pinggir jalan tadi.