Berita Ogan Ilir

Murid Ditampar Guru di Ogan Ilir, SMAN 1 Pemulutan Selatan -Orang Tua Siswa Saling Memaafkan

Update murid ditampar guru di Ogan Ilir, hari ini pihak sekolah SMAN 1 Pemulutan Selatan mengadakan mediasi dan orang tua juga siswa saling memaafkan.

Penulis: Agung Dwipayana | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/AGUNG DWIPAYANA
Update siswa dipukul guru di Ogan Ilir, hari ini pihak sekolah SMAN 1 Pemulutan Selatan mengadakan mediasi dan orang tua juga siswa saling memaafkan, Senin (19/9/2022). Kasus murid ditampar guru berakhir damai. 

TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA - Update murid ditampar guru di Ogan Ilir, hari ini pihak sekolah SMAN 1 Pemulutan Selatan mengadakan mediasi yang ditengahi  Pengawas Wilayah Ogan Ilir dari Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sumatera Selatan, Candra Dewi. Senin (19/9/2022).

Saat mediasi kasus murid ditampar guru di Ogan Ilir, orangtua berkesempatan menanyakan alasan seluruh siswa dihukum fisik, padahal hanya segelintir anak yang melanggar.

Dari pihak sekolah juga menjelaskan alasan sehingga murid ditampar guru satu kelas di SMAN 1 Pemulutan Selatan meskipun hanya sebagian siswa melanggar.

Johan, salah seorang wali siswa mengaku keberatan anaknya ditampar kepala sekolah, padahal anak tersebut tak melakukan kesalahan.

"Saya keberatan, apa benar semua siswa di kelas itu melanggar. Apa benar satu kelas merokok semua. Kan tidak," kata Johan saat pertemuan di SMAN 1 Pemulutan Selatan, Senin (19/9/2022).

Baca juga: Harga Karet Palembang, Harga Karet di Lubuklinggau Hari Ini di Tingkat Petani Rp 6.000 per Kg

Menurut Johan, para guru sebaiknya hanya memberikan sanksi kepada siswa yang bersalah, tak melibatkan siswa lainnya.

"Kalau soal mendidik anak di sekolah, kami ucapkan terima kasih kepada para guru. Tapi kalau nampar siswa yang tidak bersalah, kami keberatan," ucapnya.

Sementara Kepala SMAN 1 Pemulutan Selatan, Masnawati mengaku mendaratkan tangan di wajah para anak didiknya itu, semata-mata karena ingin mendidik.

Viral video belasan siswa SMA satu kelas dikumpulkan di sebuah lapangan, kemudian satu-persatu ditampar oleh seorang guru perempuan, Kamis (15/9/2022).
Viral video belasan siswa SMA satu kelas dikumpulkan di sebuah lapangan, kemudian satu-persatu ditampar oleh seorang guru perempuan, Kamis (15/9/2022). (TANGKAP LAYAR)

Masnawati menerangkan, dia mendapat laporan dari salah seorang guru bahwa siswa-siswi di kelas XI IPS 2 kerap membuat ulah di dalam kelas.

"Ada yang makan di kelas, sampahnya berantakan. Ada yang merokok di kelas, kemudian nendang-nendang meja saat jam pelajaran," ungkap Masnawati.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved