Berita Pilpres 2024
Kini Giliran Nasdem yang Kritik Keras AHY Usai Serang Pemerintah, Singgung Soal Capres di 2024
Irma mengungkapkan jika AHY ingin menjadi calon presiden (capres) di Pilpres 2024 maka menurutnya tidak perlu untuk menyindir era kepemimpinan Jokowi.
TRIBUNSUMSEL.COM - Ajang pemilihan presiden (Pilpres) baru bakal digelar pada tahun 2024 mendatang.
Namun, sejumlah tokoh sudah menyebut bakal maju pada ajang Pilpres 2024 tersebut.
Salah satu nama yang disebut bakal maju ialah Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)'
Politisi dari Partai Nasional Demokrat (NasDem), Irma Suryani Chaniago menanggapi sindiran dari Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) tinggal 'gunting pita' terkait pembangunan infrastruktur.
Seperti diketahui, AHY menyebut Presiden Jokowi tinggal meresmikan proyek infrastruktur yang diklaim olehnya kebanyakan telah dibangun terlebih dahulu di era kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Irma mengungkapkan jika AHY ingin menjadi calon presiden (capres) di Pilpres 2024 maka menurutnya tidak perlu untuk menyindir era kepemimpinan Jokowi.
Dirinya juga mengatakan pernyataan AHY tersebut tidak bersifat konstruktif dan meminta narasi seperti itu tidak kembali diulangi.
"Kalau (AHY) mau jadi (calon) presiden, silahkan aja bertarung, enggak usah sindir-menyindir. Bicarakan saja hal-hal yang konstruktif, ke depan programnya seperti apa," ujarnya dikutip dari YouTube tvOne, Minggu (18/9/2022).
"Itu saya kira lebih baik," imbuh Irma.
Irma juga mengungkapkan sindiran AHY itu tidak pantas dilontarkan kepada Jokowi karena di Pilpres selanjutnya, mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga tidak mencalonkan diri kembali.
Lebih lanjut, Irma meminta agar narasi membandingkan kinerja tiap pemerintah tidak perlu untuk disampaikan di tengah nuansa politik menuju Pemilu 2024.
Menurutnya, setiap pemerintahan memiliki hal positif di tiap kinerjanya.
"Kan di pemerintahan yang lalu, ada yang positif. Di pemerintahan sekarang, ada yang positif. Itu hal yang menurut saya biasa. Tidak perlu dibanding-bandingkan seperti itu."
"Apalagi dalam situasi politik yang hari ini menuju Pilpres, saya rasa nggak pas juga disampaikan oleh ketua umum yang juga mau mencalonkan diri sebagai presiden," jelasnya.
Baca juga: Biasa Mengkritik Kini PSI Mulai Puji Anies Baswedan Jelang Pilpres 2024, Serang Menteri dan Gubernur
Baca juga: PDIP Kini Marah Besar dan Ungkit Pemilu di Era SBY, Usai Pemilu 2024 Disebut Akan Ada Kecurangan
Istana: Setiap Warga Negara Berhak Menilai