Berita Muratara

Puluhan Pekerja Perusahaan Batubara Diduga Keracunan di Muratara, Dinkes Tetapkan KLB

Puluhan pekerja perusahaan batubara diduga keracunan di Muratara, Dinkes Mruatara tetapkan kasus kejadian luar biasa.

Penulis: Rahmat Aizullah | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/RAHMAT AIZULLAH
Puluhan pekerja perusahaan batubara diduga keracunan di Muratara, Dinkes Mruatara tetapkan kasus kejadian luar biasa, Selasa (6/9/2022). 

"Makanan catering mereka hari itu biasa, seperti hari-hari biasanya. Ada nasi, ikan goreng sambal, ayam soto, dan sambal jengkol," ungkapnya.

Pihaknya sudah mengambil sampel makanan yang dikonsumsi para pekerja tersebut untuk menelusuri penyebab dari keluhan yang mereka rasakan.

Sampel makanan dan minuman para pekerja tersebut sudah diserahkan ke Balai Teknik Kesehatan Lingkungan Pengendalian Penyakit (BTKL-PP) Palembang untuk diperiksa.

"Semuanya kita ambil sampelnya, nasi, lauk-pauknya, termasuk air minumnya. Sampelnya sudah kita kirim. Hari ini juga tim dari BTKL-PP Palembang turun ke lapangan," kata Tasman.

*Perusahaan Induk Fokus Penanganan*

Puluhan pekerja yang diduga keracunan makanan ini dibawah naungan PT Bintang Sukses Energi (BSE) yang merupakan subkontraktor dari PT Barasentosa Lestari (BSL), perusahaan tambang batubara di Kecamatan Rawas Ilir.

Perwakilan PT BSL, Kawali belum bisa menjelaskan banyak tentang kejadian tersebut.

Untuk saat ini, kata dia, masih fokus penanganan, dan akan dijelaskan setelah kondisinya kondusif.

"Sekarang masih fokus penanganan. Kalau sudah kondusif nanti kita sampaikan penjelasannya," kata Kawali.

Baca berita lainnya langsung dari google news

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved