Breaking News:

Berita OKI

Tercatat Ada 1.170 Orang dengan Gangguan Jiwa di OKI, Dinkes Kekurangan Stok Obat-obatan 

ODGJ dapat hidup normal kembali asalkan mendapatkan penanganan dan perawatan yang tepat seperti mengikuti pengobatan atau terapi dengan rutin

Penulis: Winando Davinchi | Editor: Wawan Perdana
Kompas.com/ Tribun Health
Ilustrasi Obat 

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG-Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) pada tahun 2021 berjumlah 1.170 orang.

ODGJ adalah seseorang yang mengalami gangguan kejiwaan sehingga menyebabkan perubahan pada cara berpikir, perasaan, emosi, hingga perilaku sehari-hari.

ODGJ dapat hidup normal kembali asalkan mendapatkan penanganan dan perawatan yang tepat seperti mengikuti pengobatan atau terapi dengan rutin.

Sebagai kabupaten yang berada di urutan ketiga dengan penduduk terbanyak di Sumatera Selatan berdasarkan data BPS Provinsi per tahun 2020, ODGJ di kabupaten Ogan Komering Ilir juga mencapai ribuan orang.

Dari data yang dikumpulkan oleh Dinas Kesehatan kabupaten OKI, jumlah ODGJ tahun 2021 periode Januari sampai Oktober sebanyak 1.170 jiwa.

Kabid Pencegahan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan OKI, Mukti Uli Artha mengatakan, penanganan terhadap ODGJ di kabupaten OKI sudah cukup baik.

Para tenaga kesehatan di puskesmas dapat membantu melayani perawatan ODGJ yang nantinya akan diberikan obat yang tersedia di Puskesmas tersebut.

"ODGJ bisa melakukan pengobatan rawat jalan. Apabila ada sanak keluarga yang terindikasi menjadi pasien, maka periksakan ke fasyankes terdekat,"

"Namun untuk pasien ODGJ dengan kasus berat yang beresiko sudah membahayakan dirinya sendiri maupun orang lain maka akan dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa Ernaldi Bahar di kota Palembang," ujarnya, Selasa (23/11/2021).

Dikatakannya, pasien ODGJ dengan gelaja ringan akan lebih mudah ditangani oleh tenaga kesehatan profesional dan tidak ada perbedaan pelayanannya seperti masyarakat umum lainnya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved