Breaking News:

Mahasiswi Korban Pelecehan Oknum Dosen

Unsri Bentuk Satgas Mencari Kebenaran Kabar Dugaan Pelecehan Seksual Dialami 3 Mahasiswi

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Iwan Stia Budi mengatakan, Satgas dibentuk sebagai upaya mencari kebenaran informasi dugaan kekerasa

Penulis: Agung Dwipayana | Editor: Wawan Perdana
Tribun Sumsel/ Agung Dwipayana
Wakil Rektor III Unsri Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Iwan Stia Budi menjelaskan perkembangan kasus dugaan kekerasan seksual dialami mahasiswi 

"Kami kan sudah punya peraturan ya. Kami akan bekerja sesuai peraturan yang berlaku," ujar Iwan.

Saat disinggung mengenai surat audiensi lanjutan dari BEM-KM yang belum direspon, Iwan menyebut rektorat Unsri sedang mempelajarinya."

"Untuk surat audiensi itu sejauh ini sudah saya terima. Tentu sedang kami pelajari laporan itu," ujar Iwan.

Sementara BEM-KM Unsri menegaskan komitmen mengawal dugaan pelecehan seksual yang dialami total tiga orang mahasiswi di Perguruan Tinggi Negeri tersebut.

BEM-KM juga telah membentuk Satgas untuk mengawal perkara ini, dengan ketuanya yakni Rahmad Riady.

Rahmad yang juga Menteri Koordinator Pergerakan BEM-KM Unsri ini menerangkan, Satgas saat ini sedang mengawal dan mendampingi korban.

"Kami sebelumnya telah mengawal pertemuan korban dengan pimpinan fakultas yang bersangkutan," kata Rahmad kepada TribunSumsel.com, Kamis (18/11/2021) lalu.

Pada pertemuan tersebut, korban sudah mengisi Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang dibuat pihak fakultas.

Korban juga sudah dipertemukan dengan psikiater untuk menjelaskan kronologi peristiwa yang dialaminya.

Baca juga: Ini Respon Pimpinan Unsri Soal 2 Kasus Baru Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswi

"Korban sudah menyampaikan beberapa poin tuntutan untuk terduga pelaku yang disampaikan melalui Dekan. Diantaranya agar pelaku diberi sanksi seberat-beratnya," jelas Rahmad.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved