Breaking News:

Berita Nasional

Polisi yang Banting Mahasiswa di Tangerang Diamankan dan Diperiksa Divisi Propam Mabes Polri

Meski sudah meminta maaf, Brigadir NP tetap diamankan di Divisi Propam Polda Banten. Ia menjalani pemiriksaan oleh Divisi Propam Mabes Polri

Editor: Wawan Perdana
Istimewa via Tribun Jakarta
Brigadir NP (kiri) minta maaf kepada FA karena perbuatannya telah membanting korban. 

TRIBUNSUMSEL.COM-Kasus oknum polisi Brigadir NP membanting mahasiswa di Tangerang, dikecam banyak pihak.

Meski sudah meminta maaf, Brigadir NP tetap diamankan di Divisi Propam Polda Banten. Ia menjalani pemiriksaan oleh Divisi Propam Mabes Polri.

Kejadian pembantingan ini viral setelah videonya menyebar dengan cepat. Brigadir NP membanting mahasiswa berinisial FA di Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, pada Rabu (13/10/2021).

Saat itu FA, yang tergabung dalam Aliansi BEM se-Kabupaten Tangerang, tengah melakukan aksi demo saat hari ulang tahun (HUT) ke-389 Kabupaten Tangerang.

Atas perbuatannya, Brigadir NP dikenai sanksi sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 2 Tahun 2003.

Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro berujar, pihaknya memberi sanksi kepada NP sesuai PP Nomor 2 Tahun 2003 Pasal 4 Huruf A dan Pasal 4 Huruf B.

Sanksi itu diberikan lantaran peristiwa pembantingan FA tergolong sebagai pelanggaran standar operasi prosedur (SOP) saat menangani massa aksi demo.

"Yang bersangkutan (NP), kita gunakan peraturan disipliner anggota Polri, (PP) Nomor 2 Tahun 2003. Kita terapkan pasal 4 huruf A dan pasal 4 huruf B," urainya pada awak media, Kamis (14/10/2021).

Baca juga: Kapolri Diminta Pecat Polisi yang Banting Mahasiswa, Brigadir NP Dianggap Tidak Manusiawi

Usai diberikan sanski itu, Polda Banten mengamankan NP.

Pelaku diamankan di Divisi Propam Polda Banten sembari menjalani pemeriksaan.

Halaman
123
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved