Breaking News:

Berita Muara Enim

Buntut Kelangkaan Elpiji 3 KG, Pj Bupati Muara Enim Nasrun Umar Sidak Pangkalan

Pangkalan LPG 3 KG di Muaraenim Disidak oleh Penjabat (Pj)Bupati Muara Enim menyusul kelangkaan gas LPG ukuran 3 Kg atau gas melon

SRIPOKU/ARDANI
HNU didampingi Kadis Perdagangan Muara Enim Syarpudin melakukan sidak pangkalan Gas 3 Kg di Kota Muara Enim, Selasa (9/8/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, MUARA ENIM- Menindaklanjuti keluhan kelangkaan gas LPG ukuran 3 Kg atau gas melon diwilayah Kabupaten Muara Enim, Penjabat (Pj)Bupati Muara Enim turun tangan melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke beberapa pangkalan gas LPG dalam Kecamatan Muara Enim, Selasa (9/8/2021).

Dalam sidak tersebut, HNU didampingi Kadis Perdagangan Muara Enim Syarpudin memastikan stok LPG di pasaran.

Namun dalam sidak ini, HNU tak mendapati pangkalan nakal atau sengaja menimbun LPG  untuk meraup keuntungan dengan curang.

Menurut HNU, berdasarkan informasi yang didapat dilapangan tadi, pemilik pangkalan sudah menyalurkan gas LPG 3kg sesuai dengan jadwal dan kuota yang ditentukan.

Para pemilik pangkalan gas mengaku mendapat kuota dari PT Pertamina seminggu sekali atau satu bulan empat kali dikirim.

"Saya ucapkan terima kasih atas keterangan jujur dan kerjasama yang baik dari para pemilik pangkalan," ujarnya.

Masih dikatakan HNU, bahwa penyalurkan gas LPG tersebut sesuai dengan jadwal dan jumlah kuotanya.

Namun jika kelangkaan ini terus dirasakan masyarakat, pihaknya siap untuk membantu/menyurati pihak PT Pertamina mengenai penambahan kuota gas LPG guna memenuhi kebutuhan masyarakat.

Meski demikian, pihaknya akan tetap menyelidiki penyebab kelangkaan gas LPG melon di Muara Enim.

Jika memang terbukti kelangkaan akibat ulah oknum, maka pihaknya tak segan memberikan tindakan tegas. 

“Jika terbukti ada penimbunan atau penyimpangan kita tidak segan-segan menindaknya dengan tegas hal tersebut sesuai dengan aturan yang berlaku,” tegas HNU.

Baca juga: Pj Bupati Muara Enim Nasrun Umar Lantik Direksi PDAM Lematang Enim

Selain itu, HNU meminta kepada pemilik pangkalan agar perizinan dan sebagainya harus di-update secara berkala.

Jangan sampai sudah habis baru di-update dan untuk memastikan hal-hal tersebut berjalan sesuai dengan ketentuan dirinya langsung menginstruksikan OPD terkait untuk memonitornya.

“Kita berharap semoga kebutuhan masyarakat akan gas LPG termasuk juga akan kebutuhan pokok lainnya dapat terpenuhi dengan kemudahan-kemudahan yang kita harapkan,” pungkasnya. (SP/ARDANI)

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved