Kasus Sumbangan 2 Triliun
Rudi Sutadi Menantu Akidi Tio Ungkap Usaha Ekspedisi Masih Jalan, Ada 2 Cabang di Palembang
Suami Heriyanti, Rudi Sutadi mengakui jika usaha ekspedisinya masih berjalan.Hal ini terungkap ketika ia dikonfirmasi wartawan
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Suami Heriyanti, Rudi Sutadi mengakui jika usaha ekspedisinya masih berjalan. Hal ini terungkap ketika ia dikonfirmasi wartawan di sela aktivitas membersihkan lantai teras rumahnya sekitar pukul 16:45 WIB.
Sebelumnya diberitakan dari informasi yang diterima, menantu Akidi Tio ini memang sempat memiliki usaha ekspedisi.
Namun hal tersebut belum mendapat konfirmasi resmi dari Rudi Sutadi apakah usaha tersebut masih berjalan atau tidak.
Rudi keluar menggunakan baju kaus berkerah warna abu-abu dan hijau serta celana santai setengah tiang warna krem.
Keluar dari pintu rumah Rudi sempat diajak berbincang sebentar dan ditanya sejumlah pertanyaan sembari melakukan aktivitas.
"Masih, masih jalan. Usaha ekspedisi logistik masih jalan lokasinya satu di Jalan Soekarno Hatta dan satu lagi di daerah Celentang , " kata Rudi, Kamis (5/8/2021).
Rudi menjelaskan usahanya tersebut adalah milik sendiri yang sudah berjalan sejak tahun 1998 lalu.
"Nama ekspedisinya Ratu, saya ada dua cabang di sini. Yang di daerah celentang ekspedisinya ke Jambi sementara di Jalan Soekarno-Hatta tujuannya banyak daerah," jelasnya. ," singkat dia.
Ketika ditanya mengenai kondisi sang istri, Rudi menjawab bahwa saat ini Heryanti masih terbaring.
"Kalau saya sehat, istri sehat tapi masih terkapar di kamar, " katanya.
Diketahui hari ini tim Psikolog dan Bidokkes Polda Sumsel serta Dinkes Sumsel juga mendatangi rumah Heryanti untuk mengecek kondisi kesehatan fisik dan psikolog.
1,5 Jam Periksa Heriyanti
Setelah kurang lebih satu setengah jam memeriksa kondisi Heryanti, Kasub Bag Psipers Bag Psikolog Polda Sumsel Kompol Jarot Budi Purnomo keluar dari rumah tersebut sekitar pukul 12:35 WIB, Kamis (5/8/2021).
Tanpa memberikan keterangan kepada awak media, Kompol Jarot Budi Purnomo bergegas masuk ke dalam mobil berwarna putih yang menjemputnya di dalam pagar rumah Heryanti.
"Bisa wawancara pak? Terkait pemeriksaan kondisi ibu Heryanti, " tanya awak media.
Merespon pertanyaan awak media, ia hanya menempelkan kedua telapak tangannya yang mengisyaratkan permohonan maaf, sambil masuk ke dalam mobil.
Dia bersama kedua rekannya dijemput mobil CR-V berwarna putih dengan plat BG 1142 IO.
Baca juga: Kapolda Sumsel Minta Maaf Soal Sumbangan Rp 2 T, Minta Masyarakat Ingin Menyumbang Jangan Mundur
Sebelumnya Kompol Jarot Budi Purnomo beserta dua orang anggota Polda Sumsel lainnya masuk ke rumah Heryanti untuk memeriksa kondisi anak bungsu Akidi Tio, sekitar pukul 11:00 WIB.
Sementara itu, setidaknya 10 orang anggota Jatanras Polda Sumsel masih menjaga ketat rumah Heryanti.
Satu unit mobil warna abu-abu dengan plat BG 808 KY milik anggota Polda Sumsel datang ke rumah Heryanti anak bungsu Akidi Tio yang diberitakan akan menyumbang Rp2 triliun untuk penanganan Covid-19, sekitar pukul 11:00 WIB, Kamis (5/8/2021).
Tiga orang polisi keluar dari mobil tersebit, dan diketahui salah satunya Kasub Bag Psipers Bag Psikolog Polda Sumsel Kompol Jarot Budi Utomo, memakai pakaian coklat muda.
Kompol Jarot Budi Utomo datang bersama dua orang lainnya, salah satunya memakai seragam polisi dan satu orang lainnya memakai kemeja hitam.
Sampai saat ini awak media masih menanti hasil dan keterangan dari kunjungan tim psikolog yang dilakukan.
Setidaknya kurang lebih 10 orang anggota Polda Sumsel masih berjaga di sekitar rumah Heryanti.
Suami Keluar Beli Sarapan
Aktivitas rumah anak bungsu Akidi Tio, Heryanti pagi ini masih terpantau belum menunjukkan kegiatan apapun.
Heryanti beserta suami dan anak masih ada di dalam rumah dengan penjagaan polisi, Kamis (5/8/2021).

Menurut salah satu anggota jatanras Polda Sumsel yang berjaga di rumah Heryanti, sang suami Rudi Sutandi sempat keluar rumah untuk membeli sarapan.
"Pagi-pagi sekali ada suaminya keluar rumah, beli sarapan sekira pukul 06.30 WIB " katanya.
Selain, membeli sarapan Rudi Sutandi sempat menyiram tanaman dan memandikan anjing peliharaannya.
"Setelah membeli sarapan, ia sempat memandikan anjingnya juga. Setelah itu belum ada aktivitas lagi, " ungkapnya.
Hingga saat ini sebanyak 8 orang anggota Polda Sumsel masih berjaga di sekitar rumah Heryanti.
Baca juga: Hoaks Sumbangan Rp 2T, Pengamat Kebijakan Publik MH Thamrin: Bisa Jadi Ini Muara Akhir, Case Closed
Sebelumnya, Heryanti menjalani tes PCR dengan bantuan tenaga kesehatan dari Dinkes Sumsel.
Sesak nafas yang dikeluhkan pun kini sudah tidak ada, usai pemeriksaan kesehatan yang dilakukan dokter instalasi forensik RS Bhayangkara Palembang Kompol dr Mansuri SpF, pada Rabu (4/8) kemarin.
"Sudah lepas dari tabung oksigen, ibu Heryanti dalam keadaan sehat begitu juga sang suami dan anaknya, " kata Kompol dr Mansuri kepada awak media.