Breaking News:

Darurat Covid 19

Politisi Gerindra Sebut PPKM Darurat Tak Efektif, Kasus Covid-19 Naik Terus ke Level Tertinggi

Politisi Gerindra Sebut PPKM Darurat Tak Efektif, Kasus Covid-19 Naik Terus ke Level Tertinggi

Editor: Slamet Teguh
TribunJakarta/Bima Putra
Kemacetan di jalan lingkungan permukiman warga yang jadi jalur tikus pekerja untuk meloloskan diri dari pos penyekatan PPKM Darurat, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Rabu (7/7/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM - Pandemi Covid-19 masih terus terjadi di Indonesia.

Salah satu langkah yang diterapkan pemerintah untuk menekan angka ini ialah dengan penerapan PPKM Darurat.

Bahkan, PPKM ini disebut bakal diperpanjang.

Namun, ditengah rencana perpanjangan PPKM Darurat ini.

Pemerintah diminta segera meninjau ulang penerapan PPKM Darurat karena dinilai tidak efektif mengendalikan kasus Covid-19 dan membebani masyarakat.

Politisi Partai Gerindra Bambang Haryo Soekartono, menilai PPKM Darurat yang dikomandoi Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Panjaitan sejauh ini belum berhasil mengendalikan kasus Covid-19, justru terjadi lonjakan kasus di hampir semua daerah.

“Kasus Covid-19 tidak turun, justru naik terus ke level tertinggi sepanjang pandemi. Ini berarti PPKM Darurat tidak efektif sehingga harus segera dievaluasi pemerintah. Pejabat yang diberi wewenang sebaiknya mundur sebagai bentuk tanggungjawab kepada publik,” ujar anggota DPR RI periode 2014-2019, Jumat (16/7/2021).

Berdasarkan data Satgas Covid-19, Indonesia mencatatkan 56.757 kasus baru pada Kamis (15/7/2021), tertinggi di dunia.

Meskipun PPKM Darurat diterapkan sejak 3 Juli, jumlah kasus positif terus naik hingga totalnya saat ini mencapai 2.726.803 kasus.

Bambang Haryo mengatakan PPKM Darurat yang diterapkan pemerintah terkesan reaktif, tanpa mitigasi bencana dan sosialisasi yang memadai sehingga membuat masyarakat resah.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved