Breaking News:

Berita PALI

Masih Diburu Kejari, Mantan Sekwan PALI Arif Firdaus Divonis 15 Tahun Penjara

Mantan Sekertaris Dewan (Sekwan) Kabupaten PALI Tahun 2017 lalu, Arif Firdaus (DPO) akhirnya di vonis 15 tahun olh Pengadilan Tipikor Kota Palembang.

Editor: Yohanes Tri Nugroho
Sripo/ Reigan
Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menetapkan mantan Sekretaris Dewan (Sekwan) Arif Firdaus ke daftar pencarian orang (DPO). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALI- Perkara tindak pidana korupsi pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Sekretariat DPRD Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Tahun 2017 yang merugikan negara Rp 7 Miliar memasuki tahap akhir. 

Tersangka mantan Sekertaris Dewan (Sekwan) Kabupaten PALI Tahun 2017 lalu, Arif Firdaus (DPO) akhirnya di vonis 15 tahun penjara, berdasarkan hasil sidang di Pengadilan Tipikor Kota Palembang.

Tak hanya itu, terdakwa Mujarap yang saat itu menjabat sebagai bendahara, juga divonis oleh hakim enam (6) tahun penjara, karena terbukti melakukan tindak pidana korupsi di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Sekwan Kabupaten PALI tahun 2017 sekitar Rp7 miliar.

Kepala Kajari Kabupaten PALI Agung Arifyanto SH MH mengatakan, bahwa saat ini pihaknya masih terus memburu keberadaan terdakwa Arif Firdaus yang saat ini masih buron, serta masih melacak harta miliknya untuk dilakukan penyitaan.

"Untuk terdakwa Arif Firdaus, selain vonis hukuman juga dikenakan denda sebesar Rp500 juta, subsider 10 bulan, dan uang pengganti sekitar Rp6 miliar, serta biaya berkas sebesar Rp5 ribu," ungkap Agung, Selasa (13/7/2021).

Baca juga: Klaster Baru Perkantoran, Dalam Sepekan Sembilan Pegawai Disdukcapil PALI Positif Covid-19

Dijelaskan, sedangkan untuk terdakwa Mujarab, juga dikenakan denda sebesar Rp300 juta, subsider enam bulan kurungan, dan uang pengganti sekitar Rp700 juta lebih, serta uang berkas sebesar Rp5 ribu.

"Terdakwa Arif Firdaus sidangnya absensia, sehingga lebih cepat inkrah karena tidak ada upaya hukum lagi. Sedangkan, untuk terdakwa Mujarab pasca sidang masih pikir-pikir dulu, apakah akan lakukan upaya hukum atau tidak," terangnya

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved