Warga Sungai Menang OKI Dimakan Buaya

Tumiran Dimakan Buaya, Jenazah Ditemukan 1 Km dari Lokasi Hilang, Diangkat Pakai Jaring Ikan

Lokasi penemuan jenazah Tumiran berjarak sekitar 1 kilometer dari tempat kejadian perkara. Jenazahnya diangkat ke permukaan menggunakan jaring.

Penulis: Winando Davinchi | Editor: Vanda Rosetiati
DOKUMENTASI WARGA SUNGAI MENANG
Warga telah menemukan korban Tumiran di jalur 40-41 Blok 4, Kamis (24/6/2021) jam 21.15 WIB. Dengan keadaan tidak bernyawa. 

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG - Jasad Tumiran (40) warga Blok 04 jalur 07 No 06 Desa Bumi Pratama Mandira, Kecamatan Sungai Menang, Kabupaten Ogan Komering Ilir yang diterkam buaya berhasil ditemukan.

Lokasi penemuan jenazah Tumiran berjarak sekitar 1 kilometer dari tempat kejadian perkara. Jenazahnya diangkat ke permukaan dengan menggunakan jaring ikan.

Ketika dikonfirmasi, Kapolres OKI AKBP Alamsyah Pelupessy yang diwakili Kapolsek Sungai Menang Ipda Suhendri mengatakan, jasad ditemukan Kamis (24/6/2021) sekitar pukul 21.15 WIB di Infra 43 Desa Bumi Pratama Mandira.

"Setelah dilakukan pencarian intensif selama hampir 24 jam. Akhirnya jasad ditemukan," terangnya, Jum'at (25/6/2021) sore.

Korban ditemukan dalam keadaan utuh hanya patah tulang pada bagian pergelangan tangan sebelah kanan.

Jasad korban pun sudah di salatkan dan dikebumikan di Desa Pedada, Kecamatan Rawajitu Utara, Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung.

"Selama sehari warga bersama anggota melakukan penyisiran di sepanjang kanal menggunakan peralatan sederhana," ujarnya.

"Memang di sana itu rawa dan banyak buayanya warga juga tidak berani melakukan aktivitas disana," tambahnya.

Masih kata dia, warga juga sudah mengetahui kalau di lokasi ini banyak terdapat buaya rawa.

"Akan tetapi selama saya bertugas di sini, baru kali ini terjadi kejadian nahas tersebut. Semoga tidak ada lagi korban jiwa dan meminta semua warga tetap waspada saat beraktivitas," pungkasnya.

Kronologi Tumiran Dimakan Buaya

Korban Tumiran (40 tahun) warga Desa Bumi Pratama mandira, Kecamatan Sungai Menang, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan dikabarkan hilang akibat diterkam buaya.

Peristiwa tersebut terjadi, Rabu (23/6/2021) tadi malam, sekitar jam 21.30 WIB.

Baca juga: UPDATE WARGA DITERKAM BUAYA: Jasad Tumiran Akhirnya Ditemukan

Dalam keterangannya, Kapolres Ogan Komering Ilir, AKBP Alamsyah Palupessy melalui Kasi Humas, Iptu Ganda Manik menerangkan korban Tumiran baru selesai mengangkut pakan udang ditambang gudang milik Huda.

Kemudian korban yang sedang beristirahat, duduk di bangku yang berada dipinggir kanal.

"Ketika korban berjalan mendekati bangku tiba-tiba kaki korban sebelah kiri langsung digigit oleh buaya yang berukuran lebih kurang 4 Meter yang berada pada bibir kanal," jelas Iptu Ganda.

Dikatakan lebih lanjut, setelah itu korban langsung diseret kearah tengah kanal dan buaya langsung tenggelam bersama korban.

Atas kejadian itu, personil pos polisi Sungai Sibur, Polsek Sungai Menang segera melaksanakan cek kelokasi serta pencarian warga yang hilang diseret buaya.

"Saat ini korban masih dalam pencarian oleh personil pos pol sungai sibur dibantu masyarakat desa Bumi pratama mandira dengan menggunakan jaring," pungkasnya singkat.

Diketahui terdapat dua orang saksi yang melihat secara langsung kejadian itu yang terjadi di Blok 4 jalur 7 no 06 Desa Bumi Pratama Mandira.

Ikuti Kami di Google Klik

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved