Breaking News:

Berita OKU Timur

Soal Kepengurusan Partai Ummat di OKU Timur, Ketua DPD PAN Mengaku Berulangkali Dihubungi

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) OKU Timur Juanda SE MM mengaku dihubungi terkait kepengurusan partai Ummat di OKU Timur

TRIBUNSUMSEL.COM/EDO PRAMADI
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) OKU Timur, Juanda SE MM 

TRIBUNSUMSEL.COM, MARTAPURA - Secara resmi Amien Rais mendeklarasikan Partai Ummat pada Kamis (29/4/2021) yang lalu melalui channel Youtube Amien Rais Official, acara tersebut juga diikuti oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Ummat Sumatera Selatan secara virtual di Hotel Swarna Dwipa Palembang.

Diketahui dari 17 Kabupaten Kota di Sumsel yang belum ada kepengurusan Partai Ummat tersebut hanya di Kabupaten OKU Timur.

Juanda SE MM selaku Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) OKU Timur saat dikonfirmasi tribunsumsel mengatakan, bahwa rata - rata kader dari Partai Ummat tersebut sebelumnya merupakan kader PAN.

"Mantan kader PAN yang tidak lagi bergabung dengan PAN, misalnya di OKU Selatan dan Lubuk Linggau itu kader PAN, artinya sedikit kepengurusan dari Partai Ummat itu mantan kader - kader PAN," ujar Juanda.

Baca juga: OKU Timur Zona Merah, Epidemiolog Sumsel Minta Pemerintah Kabupaten dan Kota Lain Waspada

Menurut Juanda, sulit Partai Ummat ini untuk mendapatkan kader lain diluar kader PAN sebelumnya, karena memang partai baru.

"Agak berat," kata dia.

Dijelaskanya bahwa ada beberapa temanya di Partai Ummat di Sumsel sudah berulang kali menghubunginya terkait pembentukan kepengurusan Partai Ummat di OKU Timur untuk minta bantu mencarikan kader.

"Masak iya kita pimpinan partai lain mau membantu mencarikan kader untuk partai baru. Ya saya harus fokus pada perkembangan kader partai saya sendiri (PAN)," jelas kandidat calon Bupati OKU Timur periode 2015 - 2020 ini.

Baca juga: I Ketut Bayu, Adik Brimob asal OKU Timur yang gugur di Papua Dapat Rekomendasi Jadi Anggota Polri

Hadirnya Partai Ummat sama sekali tidak membuat ketua DPD PAN OKU Timur ini tergiur untuk berpindah partai.

"Kalau saya tidak bergabung lagi dengan PAN dan seandainya saya diminta untuk bergabung di Partai Ummat, saya mikir seratus kali," pungkasnya.

Menurutnya, hambatan dalam membuat kepengurusan partai baru itu berat apalagi untuk menjadi ketua khususnya di OKU Timur.

"Ditambah lagi dengan tidak ada bantuan pembiayaan, itu sangat sulit. Mereka harus bekerja keras untuk meloloskan pemilu 2024," tandasnya.

Penulis: Edo Pramadi
Editor: Yohanes Tri Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved