Breaking News:

Ateng Bandar Narkoba Dibekuk Polisi

Ateng Bandar Narkoba Tangga Buntung Palembang Akan Dimiskinkan, Aset Mobil Rumah Disita Negara

Ateng (34 tahun) menjadi buronan polisi sejak penggerebekan kampung narkoba di Jalan M Kadir, Kecamatan Ilir Barat (IB) II Palembang, pada Minggu

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Sempat kabur beberapa hari, Ateng bandar narkoba di Tangga Buntung Palembang, akhirnya ditangkap.

Bandar besar narkoba ini ditangkap saat bersembunyi di areal kebun kopi yang berada di Desa Tanjung Sari, Kecamatan Simpang Martapura, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumsel.

Kepala Polisi Resor Kota Besar (Kapolrestabes) Palembang Komisaris Besar (Kombes) Irvan Prawira mengatakan, setelah Ateng ditangkap, polisi akan menelusuri harta milik pelaku untuk dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU)

"Tersangka Ateng ini akan kita miskinkan, seluruh asetnya berupa mobil, rumah akan disita untuk negara. Sekarang masih kita data," ujar Irvan.

Ateng (34 tahun) menjadi buronan polisi sejak penggerebekan kampung narkoba di Jalan M Kadir, Kecamatan Ilir Barat (IB) II Palembang, pada Minggu (11/4/2021).

Baca juga: Sosok dan Sepak Terjang Ateng Bandar Narkoba di Palembang, Diringkus di Tempat Persembunyian

Ketika itu, Ateng melarikan diri dalam penyergapan tersebut. Tak hanya Ateng, tiga orang yang lain yakni TF (67), ST (44) dan MD (36) juga ikut ditangkap di tempat persembunyian yang sama.

Irvan mengatakan, lokasi kebun kopi tersebut merupakan milik tersangka TF yang merupakan ayah angkat dari Ateng.

"Tiga orang ini masih kita periksa kaitannya dengan tersangka apa saja. Namun untuk TF diketahui ayah angkat dari Ateng, sehingga apakah mereka terlibat, ini masih didalami," kata Irvan kepada wartawan di Palembang, Senin (26/4/2021).

Terlacaknya keberadaan Ateng setelah polisi lebih dulu menangkap Abdullah alias Aaf pada Jumat kemarin.

Dari keterangan Aaf, petugas langsung bergerak menuju lokasi persembunyian Ateng yang berada di kebun kopi di Kabupaten OKU Selatan.

Halaman
12
Editor: Wawan Perdana
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved