Breaking News:

Berita Pagaralam

217 Kendaraan Dinas Pemkot Pagaralam Nunggak Pajak Tahunan, Semua Masih Operasi

Masih ada yang nunggak atau belum dibayar pajaknya. Dari data yang baru ada sekitar 217 Randis yang nunggak pajak

SRIPO/WAWAN SEPTIAWAN
Kepala UPTB Samsat Kota Pagaralam, Tabrani Malani menginformasikan ada ratusan kendaraan dinas di Pagaralam yang menunggak pajak tahunan. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PAGARALAM - Sebanyak 217 kendaraan dinas (Randis) milik Pemerintah Kota (Pemkot) Pagaralam terdata masih belum membayar kewajiban pajak tahunan atau nunggak pajak. Hal ini terungkap dari data yang ada di UPTB Samsat Kota Pagaralam.

Ratusan kendaraan yang nunggak pajak tersebut terdata berada di sejumlah OPD di Pemkot Pagaralam. Bahkan di salah satu OPD tercatat ada sekitar 113 Randis yang belum membayar pajak atau nunggak pajak Randis.

Informasi yang dihimpun, Kamis (8/4/2021) menyebutkan, dari 217 Randis yang nunggak pajak tersebut masih merupakan Randis roda dua dan roda empat yang masih beroperasi.

Kepala UPTB Samsat Kota Pagaralam, Tabrani Malani saat dikonfirmasi membenarkan masih ada ratusan Randis milik Pemkot Pagaralam yang nunggak pajak.

"Masih ada yang nunggak atau belum dibayar pajaknya. Dari data yang baru ada sekitar 217 Randis yang nunggak pajak," katanya.

Dari 217 kendaraan itu jumlah besaran pajak yang belum dibayar sekitar Rp 362 juta.

"Kita baru mendata kembali jumlah Randis pemkot Pagaralam yang belum bayar pajak. Jika dijumlahkan dana yang belum dibayar sebesar Rp362 juta dari jumlah kendaraan nunggak pajak sebanyak 217 tersebut.

Baca juga: Panen Lele di Kolam Rawa SMPN 5 Palembang, Para Guru Rebutan Pilih Ukuran Ikan Paling Besar

Baca juga: Ayah dan Anak Pembunuh Polisi di Empat Lawang Dituntut Hukuman Seumur Hidup

Sampai saat ini pihak UPTB Samsat masih melakukan langkah persuasif dengan terus berkoordinasi dengan pihak Pemkot terkait tunggakan pajak tersebut.

"Kita masih persuasif, namun jika dalam batas waktu yang ada tunggakan tersebut belum juga dibayar. Kita akan melakukan langkah tegas mulai dari penghapusan data kendaraan sampai langkah pengandangan Randis yang nunggak," jelasnya.

Ikuti Kami di Google Klik

Editor: Vanda Rosetiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved