Breaking News:

Berita Kriminal Empat Lawang

Ngaku Dukun Bisa Obati Banyak Penyakit, Seorang Pria di Empat Lawang Cabuli Bocah 12 Tahun

Orang tua dan kerabat korban curiga, lalu berinisiatif diperiksakan ke bidan dan ternyata memang benar, kuat dugaan korban telah disetubuhi pelaku.

TRIBUN SUMSEL/SAHRI ROMADHON
Sulaiman, pendatang baru di Empat Lawang, pelaku pencabulan anak di bawah umur diamankan di Polres Empat Lawang, Selasa (6/4/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, EMPAT LAWANG - Kriminal (Satreskrim) Polres Empat Lawang, Selasa (06/04/2021) mengamankan Sulaiman warga pendatang yang tinggal di desa Penantian, Kecamatan Pasemah Air Keruh, Empat Lawang.

Sulaiman diduga melakukan pencabulan terhadap anak berumur 12 tahun.

Perbuatan bejat Sulaiman terbongkar saat orang tua dan tetangga korban, Sisnawati merasa curiga.

Berangkat dari kecurigaan itu Sisnawati langsung membawa korban ke bidan untuk diperiksa.

Berdasarkan hasil dari pemeriksaan bidan tersebut terdapat robekan di alat vital korban. Kemudian atas kejadian ini orang tua korban merasa tidak terima dan melaporkan kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur ini ke Polres Empat Lawang.

"Perbuatan bejat pelaku terkuak saat orang tua dan kerabat korban curiga, lalu berinisiatif diperiksakan ke bidan dan ternyata memang benar, kuat dugaan korban telah disetubuhi oleh pelaku," ungkap Mursal Kasatreskrim Polres Empat Lawang.

Mursal menambahkan Pelaku dan barang bukti sudah ada, satu helai handuk dan celana panjang sudah diamankan di Mapolres Empat Lawang melalui Polsek Pasemah Air Keruh (Paiker).

“Pelaku dan barang bukti sudah kami amankan, dinana saat ini, kami masih mendalami kasus ini,” Kata Mursal.

Baca juga: Pemusnahan Barang Bukti di Kejari Kayuagung, Ada 10 Karung Beras Rastra Ikut Dimusnahkan.

Baca juga: Gedung Stasiun KAI Lahat Terbakar, Kerugian Ratusan Juta

Terakhir Mursal menuturkan, dalam menjalankan aksinya pelaku mengaku sebagai dukun yang bisa mengobati segala penyakit. Selain itu juga pelaku mengajar bela diri di lingkungannya.

Atas perbuatannya ini pelaku diancam dengan Pasal 81 dan atau 82 UU RI NO. 35 THN 2014 Tentang perlindungan anak dengan ancaman penjara 15 tahun.

Ikuti Kami di Google Klik

Penulis: Sahri Romadhon
Editor: Vanda Rosetiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved