Breaking News:

Dugaan Korupsi Jalan Pelabuhan Dalam

Dugaan Korupsi Jalan Cor Pelabuhan Dalam-Indralaya Ogan Ilir, 2 Tersangka Dijerat 2 Pasal UU Tipikor

Jaksa penyidik Kejati Sumsel baru saja resmi menahan Sadra Nugraha alias Caca yang merupakan kuasa direktur PT Geovani Bersaudara Sukses Abadi.

TRIBUN SUMSEL/SHINTA DWI ANGGRAINI
Penetapan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi kasus dugaan korupsi peningkatan ruas jalan pelabuhan dalam-indralaya tahun anggaran 2017, Senin (5/4/2021) 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Dua orang sudah resmi ditetapkan tersangka dan dilakukan penahanan atas kasus dugaan korupsi pembangunan cor jalan Pelabuhan Dalam-Indralaya Ogan Ilir tahun anggaran 2017.

Kasi Penkum Kejati Sumsel, Khaidirman mengatakan, dalam perkara ini terdapat kekurangan volume pekerjaan sehingga merugikan keuangan negara lebih kurang Rp. 3,9 miliar.

"Tentu selanjutnya pemeriksaan saksi-saksi masih akan dilakukan sembari penyidik terus mengumpulkan barang bukti," ujarnya.

Diketahui, jaksa penyidik Kejati Sumsel baru saja resmi menahan Sadra Nugraha alias Caca yang merupakan kuasa direktur PT Geovani Bersaudara Sukses Abadi.

Dalam proyek pembangunan cor jalan Pelabuhan Dalam-Indralaya tahun anggaran 2017 Caca adalah pelaksana kegiatan atau kontraktor.

Sebelumnya, penyidik lebih dulu menahan Fauzi, ASN Dinas PUPR Kabupaten Ogan Ilir sebagai tersangka.

Ia berperan sebagai PPTK (Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan) dalam proyek tersebut.

Khaidirman mengatakan, kedua tersangka itu kini terancam dijerat dengan pasal tindak pidan korupsi.

"Keduanya terancam dijerat dengan pasal 2 ancaman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama penjara 20 tahun dengan denda paling sedikit Rp. 200 juta paling banyak Rp.1 miliar Dan Pasal 3 UU NO.20 THN 2001 pidana penjara paling singkat 1 tahun paling lama 20 tahun denda paling sedikit Rp.50 juta paling banyak Rp.1miliar," ujarnya.

ASN Dinas PUPR Ditahan di Rutan Pakjo

Halaman
12
Penulis: Shinta Dwi Anggraini
Editor: Vanda Rosetiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved