Breaking News:

Berita Palembang

Belum Sempat Menikmati Hasil Curiannya, Dua Sahabat Ditangkap Polsek Mariana Satu Masih DPO

Kami melakukan aksi ini sudah dua kali yang pertama berhasil dan kedua ini gagal karena ketahuan melakukan aksi.

TRIBUN SUMSEL/PAHMI RAMADAN
Dua pelaku diamankan di Polsek Mariana, Selasa (23/3/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Belum sempat menjual barang curiannya dan menikmati hasilnya, dua sahabat Ferdy Ramadhan dan Joko, keburu tertangkap anggota Kepolisian Sektor (Polsek) Mariana, Senin (22/3/2021) sekitar pukul 22.00 WIB.

Kapolsek Mariana, AKP Halim Kesumo didampingi Kanit Reskrim Ipda Abu Bakar mengatakan, kedua pelaku ditangkap atas ulahnya melakukan pencurian dua buah plat besi tulangan kapal milik PT Mariana Bahagia yang ada di Kabupaten Banyuasin pada 15 Maret 2021 sekitar pukul 22.00 WIB.

Ia menjelaskan, tertangkapnya pelaku berawal dari infomasi yang didapatkan anggotanya mengenai keberadaan pelaku Ferdy di tempat persembunyiannya di daerah Banyuasin.

Kemudian dari pengakuan pelaku Ferdy, lanjut AKP Kesumo menuturkan, anggotanya berhasil mengamankan pelaku Joko yang tercatat sebagai residivis dengan kasus yang sama.

"Setelah menangkap kedua pelaku kita masih memburu pelaku ketiga yakni Roni (DPO), karena dalam melakukan aksinya mereka bertiga dan berbagi tugas," ujarnya Selasa (23/3/2021).

Selain mengamankan kedua pelaku anggotanya juga mengamankan barang bukti berupa dua buah plat besi tulangan kapal milik PT Mariana Bahagia.

"Kedua pelaku terancam hukuman penjara selama tujuh tahun atas ulahnya," jelasnya.

Baca juga: Miskomunikasi, Inilah Pernyataan Terbaru Istri Pasien Digigit Ular di Empat Lawang dan Rumah Sakit

Baca juga: Hujan Deras di Lubuklinggau, Dapur Rumah Nenek Eliaroza Ambruk, Sebelumnya Diterjang Puting Beliung

Sementara itu, pelaku Ferdy mangaku nekat melakukan aksi tersebut lantaran untuk kebutuhan sehari-hari dan membeli rokok.

"Kami melakukan aksi ini sudah dua kali yang pertama berhasil dan kedua ini gagal karena ketahuan melakukan aksi," katanya.

Sambil menundukan kepala ia menyesali perbuatannya.

"Saya menyesal. Lantaran tidak bekerja dan memenuhi kebutuhan sehari-hari saya nekat melakukan aksi itu," tutupnya.

Ikuti Kami di Google Klik

Penulis: Pahmi Ramadan
Editor: Vanda Rosetiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved