Breaking News:

Gubernur Sumsel Pastikan Pedagang Pasar Segera Divaksin, Dimulai dari Pasar Cinde

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru memastikan akan melakukan vaksinasi terhadap pedagang pasar, Pertama yakni di pasar Cinde, Palembang.

TRIBUNSUMSEL.COM/LINDA
Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru saat Apel Gelar Pasukan Kompi Tracer dan Kompi Vaksinator Covid-19 dalam rangka pengecekan kesiapan Babinkamtibmas, Babinsa, dan tenaga kesehatan yang ditetapkan sebagai Kompi Tracer dan Kompi Vaksinator di Lapangan Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang, Senin (1/3/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG- Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru memimpin langsung Apel Gelar Pasukan Kompi Tracer dan Kompi Vaksinator Covid-19 dalam rangka pengecekan kesiapan Babinkamtibmas, Babinsa, dan tenaga kesehatan yang ditetapkan sebagai Kompi Tracer dan Kompi Vaksinator.

"Dalam Minggu ini juga kita akan memvaksin pedagang pasar, diawali dari Pedagang Pasar Cinde," kata Deru usai Apel di Lapangan Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang, Senin (1/3/2021).

Lebih lanjut ia mengatakan, vaksinasi untuk pedagang Pasar Cinde ini kemungkinan akan diadakan pada hari Rabu atau Kamis mendatang.

Baca juga: Polisi Tangkap 13 Tukang Parkir di Pasar 16 Ilir, Tak Punya Izin, Minta Uang Parkir Lebihi Ketentuan

Menurutnya, selain protokol kesehatan sebagai upaya memutus mata rantai penularan Covid-19, pelaksanaan vaksinasi juga penting untuk mencapai kekebalan kelompok dan melindungi kesehatan masyarakat.

Sementara itu sebagai upaya menekan penyebaran kasus Covid-19, Pemerintah Provinsi Sumsel mengerahkan puluhan ribu tenaga tracer (pemantau). 

Mereka ini nantinya ditugaskan untuk membantu tenaga kesehatan dalam menerapkan 3T (‚Äčtesting, tracing, dan treatment) untuk menekan penyebaran pandemi Covid-19. 

"Saya minta Babinkamtibmas dan Babinsa, yang ditugaskan ini dalam menjalankan tugasnya mensosialisasikan pentingnya hidup sehat yang lebih humanis. Jangan mengunakan pasal penindakan dan segera berkordinasi dengan BPBD serta petugas kesehatan," kata Deru.

Ia menambahkan, masyarakat harus tetap mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) untuk mencegah persebaran Covid-19. Disamping proses vaksinasi tengah gencar dilakukan oleh tenaga kesehatan.

Baca juga: Personel Brimob Sumsel Senjata Lengkap Kawal 18.270 Vial Vaksin Covid19 hingga Batas Lampung-Jambi

Sedangkan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel Lesty Nurainy mengatakan, dengan dibentuk tracer ini sangat membantu implementasi 3T penaganan Covid-19 di Sumsel. 

"Sebab, tracing ini memerlukan tenaga yang sangat banyak karena kalau hanya Puskesmas dan kadernya dirasa sangat kurang," katanya.

Menurut, tracer ada 20.000 orang terdiri atas petugas dari BPBD Sumsel. Dibantu juga sedikitnya oleh, Polri dan TNI menugaskan 3.300 terdiri atas Babinkamtibmas dan Babinsa. 

"Untuk vaksinatornya sendiri sudah ada lebih dari 3.000 petugas kesehatan yang di training untuk menjadi Vaksinator bahkan di setiap Puskesmas sudah ada," katanya.

Penulis: Linda Trisnawati
Editor: Yohanes Tri Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved