Berita Palembang
Banyak Kepala Daerah Terjerat Korupsi, Ini Harapan PDIP Sumsel Untuk 6 Bupati yang Baru Dilantik
Enam pasangan kepala daerah Bupati dan Wakil Bupati terpilih sudah dilantik Gubernur. Ketua DPD Partai PDIP mengungkapkan harapannya.
Penulis: Arief Basuki Rohekan | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG,--Enam pasangan kepala daerah Bupati dan Wakil Bupati terpilih di Sumsel hasil Pilkada 2020 lalu, telah dilantik pada 26 Februari 2021 oleh Gubernur Sumsel Herman Deru di Griya Agung Palembang.
Yaitu Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Kuryana Azis- Johan Anuar, OKU Timur Lanosim Hamzah- Yudha, kemudian Ogan Ilir (OI) Panca Wijaya Akbar- Ardani, Musi Rawas (Mura) Ratna Machmud- Suwarti, Musi Rawas Utara (Muratara) Devi Suhartoni- Innayatullah dan OKU Selatan Popo Ali- Shoelehan Abuasir.
Sedangkan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) saat ini masih berproses di Mahkamah Konstitusi (MK).
Fakta menunjukkan dari catatan yang ada, sejumlah kepala daerah banyak diajukan ke meja hijau, dan dihukum serta diberhentikan dari jabatannya yang mayoritas kasus korupsi.
Baca juga: Meski Identik Warna Merah, PDIP Canangkan Politik Hijau untuk Indonesia, Ini Maksudnya
Mulai dari Syahrial Oesman (eks Gubernur Sumsel), Eddy Yusuf (eks Wagub Sumsel), Yan Anton Ferdian (eks Bupati Banyuasin), Fahri Azhari (eks Bupati Muba), Romi Herton (eks Walikota Palembang),
Budi Antoni Aljufri (eks Bupati Empat Lawang), Ahmad Yani (eks Bupati Muara Enim), hingga AW Noviadi karena kasus narkoba (eks Bupati OI)
Sedangkan yang proses hukumnya masih berjalan, seperti eks Bupati Muara Enim Muzakir Sa'i Sohar, Juarsah (Bupati Muara Enim) dan Wabup OKU terpilih yang akan dilantik Johan Anuar.
Ketua DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) provinsi Sumsel sekaligus pimpinan DPRD setempat Giri Ramanda N Kiemas berharap para kepala dan wakil kepala daerah tersebut, bisa melaksanakan janji- janji kampanyenya yang nantinya berdampak kepada masyarakat.
"Dari enam pasang Kepala daerah yang dilantik, ada 4 yang diusung PDIP yaitu OKU Raya dan Muratara, harapan kami mereka yang telah dilantik bisa meralisasikan janji kampanyenya," kata Giri disela- sela kegiatan Banteng Funbike48 bersama PDIP di Halaman DPRD Sumsel, Minggu (28/2/2021).
Menurut Giri, kepala daerah yang baru dilantik tersebut sudah memiliki PR (pekerjaan rumah) yang harus dilakukan segera, terutama bagaimana menurunkan angka kemiskinan akibat pandemi covid-19 di Sumsel saat ini.
"Kalau tidak dilakukan bersama- sama tidak bisa, karena yang punya wilayah adalah kepala daerah," ucap Giri.
Selain itu, terkait sejumlah kepala daerah banyak berkasus hukum di Sumsel, ia berharap, mereka (Bupati dan Wabup) tetap menjaga diri, dan bisa melaksanakan tugasnya hingga selesai.
Baca juga: Ikut Gladi Pelantikan di Griya Agung, Panca Wijaya Bicara Program 100 Hari
"Mereka harus memperhatikannya, bahwa kebijakan- kebijakan yang dilakukan tidak menyerempet kearah tindak pidana korupsi, karena yang dirugikan masyarakat ditempat ia berada.
Karena kehilangan pemimpinnya dan kemudian ini harus dijaga bagaimana mereka menjalankan pemerintahan dengan baik dan benar sehingga jauh dari hal- hal seperti itu," tegasnya.
Sementara, dalam kegiatan Banteng Funbike48 bersama PDIP itu, Giri menerangkan jika kegiatan itu salah satu rangkaian HUT PDIP ke 48 dan berharap dimasa pandemi Covid-19 saat ini masyarakat tetap melakukan olahraga, sekaligus menjaga imunitas tubuh.